Aliran Listrik PJU yang Tewaskan Bocah di Tangsel Diputus, Dishub Cari Penyebab Arus Bocor

- Pewarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memutus sementara aliran listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kampung Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, menyusul tewasnya seorang bocah berinisial RDP (12).

Kepala Bidang PJU Dishub Tangsel, Eka Andriyana Arifin, mengatakan pemutusan dilakukan untuk menjamin keamanan warga di sekitar lokasi.

“Dapat kami sampaikan bahwa tim teknis kami telah meluncur ke lokasi untuk melakukan pemutusan aliran listrik dan perbaikan pada titik tersebut,” kata Eka saat dikonfirmasi, Jumat, 8 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, pihaknya masih melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan penyebab kebocoran arus listrik pada tiang PJU tersebut.

“Kami tengah melakukan pengecekan untuk mencari penyebab pasti terjadinya arus bocor pada tiang PJU tersebut, apakah disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem, usia kabel, atau adanya kerusakan teknis lainnya,” ungkapnya.

Eka menjelaskan, pemasangan PJU di lingkungan warga merupakan bagian dari program Tangsel Terang yang berjalan sejak 2022.

Selain melanjutkan pemasangan di wilayah yang belum terlayani, Dishub juga akan memprioritaskan perawatan untuk menjamin keselamatan.

“Jika sebelumnya fokus kita adalah percepatan pembangunan PJU, maka fokus berikutnya pada pemeliharaan dan pengecekan berkala,” tuturnya.

“Kami akan menyusun jadwal rutin untuk memastikan seluruh infrastruktur Tangsel Terang tetap dalam kondisi laik fungsi dan aman dari kebocoran arus listrik,” tambahnya.

Sebelumnya, seorang bocah berinisial RDP (12) tewas setelah tersengat listrik dari tiang PJU di lokasi yang sama.

Peristiwa terjadi pada Rabu (6/5) sekitar pukul 17.30 WIB saat korban bermain layang-layang bersama teman-temannya.

Karena layang-layang tersangkut di kabel, korban memanjat tiang tersebut.

“Dia lagi main layangan, nyangkut di kabel listrik. Dia naik lah ke tiang itu manjat. Dia (kesetrum) terus jatuh,” kata Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, saat dikonfirmasi, Kamis, 7 Mei 2026.

Dhady memastikan hanya ada satu korban dalam kejadian tersebut. Jenazah korban langsung dievakuasi warga dan dimakamkan oleh keluarga.

 

“Korbannya hanya satu, saat itu langsung dievakuasi sama warga,” pungkasnya.

Berita Terkait

20 Ton Pestisida Terbakar, Pengelola Taman Tekno BSD Digugat Rp27 Miliar
Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkotika Senilai Rp97,87 Miliar Melalui Bandara Soekarno-Hatta, 4 WNA Ditangkap
Baru Keluar Rapat Paripurna, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Mendadak Meringis Kesakitan di Hadapan Wartawan
Terbongkar! Karaoke Diduga Berkedok Prostitusi di Taman Kota 2 Tangsel Dibongkar Satpol PP
Berkontribusi Bagi Negara, 10 Alumni UIN Syarif Hidayatullah Diganjar Penghargaan IKALUIN 2026
Memasuki Musim Kemarau, Kecamatan Setu Jadi Wilayah Paling Rawan Kekeringan di Kota Tangsel
Menara Rp Miliaran yang Sepi: City Gallery Tangsel Antara Ikon Kota dan Monumen Ambisi
Hendak Menuju Kamboja, Keberangkatan 3 Pekerja Migran Ilegal Digagalkan di Bandara Soekarno-Hatta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:04 WIB

20 Ton Pestisida Terbakar, Pengelola Taman Tekno BSD Digugat Rp27 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 17:48 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkotika Senilai Rp97,87 Miliar Melalui Bandara Soekarno-Hatta, 4 WNA Ditangkap

Senin, 22 Juni 2026 - 15:22 WIB

Baru Keluar Rapat Paripurna, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Mendadak Meringis Kesakitan di Hadapan Wartawan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:03 WIB

Berkontribusi Bagi Negara, 10 Alumni UIN Syarif Hidayatullah Diganjar Penghargaan IKALUIN 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:13 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Kecamatan Setu Jadi Wilayah Paling Rawan Kekeringan di Kota Tangsel

Berita Terbaru