HARIANBANTEN.COM – Seorang pria berinisial A (23) babak belur diamuk massa setelah diduga hendak melakukan pelecehan terhadap seorang bocah di Kampung Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/5) sekira pukul 16.00 WIB. Video terduga pelaku saat diamankan warga pun viral di media sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya mengatakan, awalnya A sedang minum minuman beralkohol bersama saudaranya di sebuah kontrakan.
Sekira pukul 14.00 WIB, ia tiba-tiba keluar kontrakan untuk bermain hujan-hujan dan melihat ada beberapa anak.
Baca Juga:
ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026
LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi
“Dia melihat ada anak-anak sedang bermain, akhirnya dia mengajak anak-anak tersebut bermain petak umpet,” kata Dhady ketika dikonfirmasi, Senin, 25 Mei 2026.
Berdasarkan keterangan saksi, saat itu celana anak tersebut dipegang-pegang oleh terduga pelaku sehingga ia langsung teriak.
Baca Juga:
APBD Perubahan 2026 Tangsel Diproyeksikan Rp5,2 Triliun, 19 OPD Dapat Tambahan Anggaran
Pemotor Tewas Terlindas Mobil Engkel di Depan Taman Kota Tangsel
Mendengar teriakan itu, terduga pelaku langsung pergi melarikan diri. Di sela pelariannya, A disebut sempat masuk ke dalam salah satu rumah warga untuk mengambil smartphone.
“Dia langsung pergi melarikan diri namun akhirnya tertangkap oleh warga sekitar,” ungkapnya.
Warga yang tersulut emosi langsung memukuli pria tersebut sebelum akhirnya anggota Kepolisian datang ke lokasi kejadian.
Baca Juga:
WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Terduga pelaku pun langsung dibawa menuju Mapolsek Cisauk untuk menjalani proses pemeriksaan.
“Saat petugas Polsek Cisauk tiba di TKP didapati bahwa dia sudah diamuk massa dan petugas bergegas membawa terduga pelaku ke Polsek,” pungkasnya.










