HARIANBANTEN.COM – Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Letris Pamulang yang viral diduga melakukan child grooming resmi mengundurkan diri.
Keputusan pengunduran diri itu disampaikan pada Jumat (15/5) melalui cuplikan video yang beredar di media sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam video itu ia pun turut menyampaikan permohonan maaf atas isu yang beredar sehingga membuat banyak pihak dirugikan.
“Pertama ingin saya sampaikan adalah permohonan maaf atas isu-isu yang beredar yang membuat banyak pihak tidak nyaman termasuk saya dan keluarga. Saat ini juga saya menegaskan saya mengundurkan diri dari SMK Letris Indonesia 2,” katanya dalam video tersebut, dilihat Sabtu, 16 Mei 2026.
Baca Juga:
Hikvision Jadi Produsen Pertama yang Meraih Sertifikasi EUCC untuk Network Camera
Radisson Hotel Group Luncurkan Teknologi “Price Matching” Berbasis AI yang Bekerja Otomatis
Dalam video tersebut ia pun membantah isu yang beredar. Ia mengklaim isu tersebut tidak benar adanya.
“Mudah-mudahan berita hoax ini segera berakhir dan nantinya akan bisa mereda dan akan kembali seperti sedia kala,” bebernya.
Baca Juga:
Hari Pertama Operasi Berantas Jaya, Polres Tangsel Tangkap 3 Pelaku Curanmor
Polres Tangsel Kerahkan 36 Personel Operasi Berantas Jaya, Tak Segan Tembak Pelaku Curanmor
Saat ini ia mengaku masih melakukan proses mediasi dengan pihak-pihak yang bersangkutan.
“Kemudian selanjutnya saya masih melakukan proses mediasi yang mungkin nanti akan dikawal oleh teman-teman dari Polres Tangerang Selatan,”
pungkasnya.
Baca Juga:
Wanita Jual Emas Palsu Ditangkap di Tangsel, Sudah Beraksi 20 Kali
Mesin Cuci Korslet Sebabkan 2 Rumah di Poris Tangerang Kebakaran
Kebakaran TPA Jatiwaringin Konsekuensi Kegagalan Sistem Pengelolaan Sampah
Sementara pihak Yayasan dalam pernyataan resmi terbaru yang diunggah melalui akun instagram @letrispamulangofficial menulis bahwa Kepsek tersebut kini sudah tidak lagi terafiliasi dengan sekolah secara permanen.
“Yayasan resmi menetapkan bahwa yang bersangkutan tidak lagi terafiliasi dengan Letris secara permanen,” tulisnya.









