HARIANBANTEN.COM – Seluruh lampu penerangan jalan nasional yang berada di wilayah Provinsi Banten rencananya akan segera diperbaiki.
Rencana itu dibahas dalam rapat koordinasi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang diselenggarakan Gubernur Banten, Andra Soni, di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) di bilangan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa, 19 Mei 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Andra Soni mengatakan, selama ini banyak pertanyaan dari masyarakat mengenai adanya lampu jalan yang tidak berfungsi dengan maksimal.
Sementara proses perbaikan tidak bisa dilakukan secara langsung karena kewenangan terbagi antara pemerintah daerah dan pusat.
“Kadang-kadang masyarakat bertanya kita bilang ‘itu pusat, itu provinsi’. Nah sekarang kita menyamakan persepsi, menyamakan data bahwa ini adalah tanggung jawab kita terhadap masyarakat,” kata Andra Soni.
Ia mengungkapkan, total jalan nasional yang ada di Provinsi Banten tercatat kurang lebih sepanjang 560 kilometer.
Baca Juga:
2 Pencuri Terekam CCTV Gasak Motor di Ruko Samping Kantor Walikota Tangsel
Caddy Golf di Tangerang Alami Wajah Lebam Hingga Robek Kepala Usai Alami Penganiayaan
Caddy Golf di Tangerang Dianiaya Hingga Luka, Dipicu Masalah Asmara
“Total panjangnya kurang lebih sekitar 560 sekian kilometer yang terbagi di delapan kabupaten kota,” ungkapnya.
Dari total tersebut, paling panjang tercatat ada di wilayah Lebak dan Pandeglang. Sementara khusus di Tangsel hanya sepanjang 10 kilometer.
Namun Andra menyebut, jalan nasional yang membentang di wilayah Tangsel termasuk salah satu yang paling strategis karena berbatasan langsung dengan Ibu Kota Jakarta.
“Tangerang Selatan ada kurang lebih sekitar 10 kilometer, tapi itu jalan yang sangat strategis karena itu langsung berbatasan dengan Jakarta. Sehingga orang akan membandingkan,” tuturnya.
Baca Juga:
Dari total 560 kilometer jalan nasional yang ada di Provinsi Banten, PJU yang dibutuhkan kurang lebih sekira 8.000 titik.
“Kurang lebih kebutuhan di jalan nasional itu kurang lebih kebutuhannya sekitar 8.000 an titik,” pungkas Andra.








