Pemkab Lebak Gelontorkan Rp 75 M untuk Pembangunan 53 Ruas Jalan

- Pewarta

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelontorkan sekitar Rp 75 miliar untuk pembangunan dan peningkatan 53 ruas jalan pada 2026. Dana tersebut untuk mencakup 11 ruas jalan kabupaten dan 42 ruas jalan poros desa yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Lebak.

Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak Dade Yan Apriandi mengatakan anggaran penanganan jalan tahun 2026 terbagi ke dalam dua kelompok pekerjaan, yakni jalan kabupaten dan jalan poros desa. Menurutnya, pembangunan itu merupakan upaya untuk memperkuat konektivitas di wilayah Kabupaten Lebak.

 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nilainya kurang lebih sekitar Rp 75 miliar. Itu terbagi untuk jalan kabupaten dan jalan poros desa,” kata Dade dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).

 

Dia merinci, untuk 11 ruas jalan kabupaten, anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp 47,4 miliar dengan total panjang penanganan 13,3 kilometer. Sementara untuk 42 ruas jalan poros desa, dialokasikan anggaran sekitar Rp 27,8 miliar dengan total panjang pekerjaan 21,05 kilometer.

 

“Dengan demikian, total ruas jalan yang menjadi sasaran program pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan pada 2026 mencapai 53 ruas, terdiri atas jalan kabupaten dan jalan poros desa,” tuturnya.

 

Dade menjelaskan pelaksanaan pekerjaan jalan di Lebak dilakukan secara bertahap seiring proses lelang dan kontrak yang menyesuaikan kesiapan masing-masing paket pekerjaan. Untuk jalan kabupaten, dari total 11 ruas yang direncanakan, 9 ruas telah berkontrak dan masuk tahap pelaksanaan. Sementara 2 ruas lainnya masih belum berkontrak.

 

“Pekerjaan jalan kabupaten berjalan bertahap. Sebagian sudah berkontrak dan dalam tahap pelaksanaan, bahkan ada yang sudah selesai. Namun masih ada dua ruas yang belum berkontrak,” ungkapnya.

 

Sementara itu, untuk jalan poros desa, progres kontrak juga belum sepenuhnya rampung. Dari total 42 ruas, sebanyak 30 ruas telah berkontrak, sedangkan 12 ruas lainnya masih menunggu proses kontrak.

 

“Untuk jalan poros desa, ada yang belum dilaksanakan karena belum berkontrak. Sebagian sudah berkontrak, dan dari yang sudah berkontrak itu ada juga yang pekerjaannya sudah selesai,” kata Dade.

 

Jika digabungkan total panjang jalan yang ditangani Pemkab Lebak pada 2026 mencapai 34,35 kilometer. Rinciannya, 13,3 kilometer untuk jalan kabupaten dan 21,05 kilometer untuk jalan poros desa.

 

Penanganan jalan ini dinilai strategis karena menyasar dua kebutuhan sekaligus, yakni memperkuat jalur kewenangan kabupaten dan meningkatkan akses jalan poros desa yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.

 

“Infrastruktur jalan tersebut berperan penting dalam menunjang mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga konektivitas layanan dasar di pedesaan,” ungkapnya.

 

Dia menjelaskan dengan alokasi anggaran yang cukup besar, Pemkab Lebak menargetkan pembangunan jalan dapat mendorong pemerataan infrastruktur antar wilayah serta mempercepat pertumbuhan ekonomi desa.

 

Kucuran anggaran puluhan miliar rupiah untuk pembangunan jalan pada 2026 menjadi bagian dari strategi Pemkab Lebak dalam mendorong percepatan pemerataan infrastruktur.

 

Tidak hanya menyasar ruas utama di bawah kewenangan kabupaten, pemerintah daerah juga memberi perhatian besar pada jalan poros desa agar manfaat pembangunan lebih terasa hingga ke pelosok.

 

“Apabila seluruh paket pekerjaan dapat dituntaskan sesuai target, proyek ini akan menjadi salah satu program strategis infrastruktur jalan di Lebak pada 2026, terutama dalam memperkuat aksesibilitas, memangkas hambatan mobilitas, dan menopang aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa,” tutupnya.

Berita Terkait

Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa
Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional
Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga
KPU Tangsel Evaluasi Partisipasi Pilkada, Ungkap Alasan Warga Tak Datang ke TPS
Wanita 21 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangerang, Ada Luka Pada Bagian Leher
Penyekap Lansia di Apartemen Serpong Ditangkap, Pelaku Ngaku Jadi Pegawai KPK
Driver Online Ditemukan Tewas di Dalam Mobil yang Terparkir di Serpong Tangsel
Kementerian PU Akan Tata Wilayah Tangsel, Kemacetan Hingga Banjir Menjadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:17 WIB

KPU Tangsel Evaluasi Partisipasi Pilkada, Ungkap Alasan Warga Tak Datang ke TPS

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Wanita 21 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangerang, Ada Luka Pada Bagian Leher

Berita Terbaru

Info Banten

Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:34 WIB

Pers Rilis

Zettabyte Luncurkan Model-as-a-Service di zCLOUD

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:37 WIB