Dua Anggota Brimob Polda Banten Jadi Korban Penganiayaan Diduga Debt Collector

- Pewarta

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM Dua Anggota Brimob Polda Banten menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh debt collector (DC) pada Selasa (2/6/2026) malam. Kedua korban adalah Bripda MFD dan Bripda AY yang mengalami luka di kepala dan lengan. Mereka mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara dan RSDP Serang.

 

Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea membenarkan adanya dua anggota Brimob menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan DC di Jalan Raya Serang-Cilegon, Taktakan, Kota Serang. “Tadi malam diawali adanya informasi beberapa orang yang diduga sebagai matel atau debt collector yang melakukan penarikan paksa kendaraan milik anggota kita dari personel Brimob,” kata Maruli kepada wartawan di kantornya, Rabu (3/6/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Maruli mengatakan, saat penarikan paksa mobil anggota polisi oleh 11 orang DC ini, terjadi percekcokan. Dalam situasi yang memanas, salah satu pelaku mengambil senjata tajam (sajam) dan menyerang korban.

 

“Kejadian tarik-menarik mobil, kemudian ada turun debt collector sekitar 11 orang, kemudian dilakukan penganiayaan, pembacokan di sekitaran sana,” ujar Maruli. Mengetahui temannya menjadi korban penganiayaan, 7 orang anggota polisi melakukan pengejaran hingga berhasil menangkap dua orang DC.

 

“Datang teman-temannya (korban) dikejar itu mengarah ke Serang Barat. Jadi pelaku dapat itu beserta dengan mobilnya mendekati pintu tol Serang Barat. Serang Barat berarti arah ke sana ya, arah Cilegon,” kata dia.

 

Kedua pelaku inisial FN dan YSB lalu dibawa dan ditindaklanjuti oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten. “Kita berhasil mengamankan pelaku setelah mengejar yang bersangkutan lari, dikejar, diamankan. Mobil yang dibawa lari pun kita berhasil amankan. Sekarang mobilnya ada di Polda,” ujar Maruli.

Berita Terkait

Kronologi Maling Motor di Ciputat Kepergok Saat Beraksi Hingga Diamuk Massa
Dindikbud Tangsel Buka Posko Pengaduan SPMB 2026
Siswa yang Tidak Keterima SMP Negeri di Tangsel Dapat Bantuan Rp1,8 Juta Pertahun
Sakit Hati Saat Bermain Voli, Pria di Tangerang Ditusuk Rekan Kerja
Kejagung Dikabarkan Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Karyawan Belum Diizinkan Masuk
Pemkot Tangerang Fasilitasi Layanan Cek Kesehatan Kepulangan Jemaah Haji
Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Khas Sekolah Negeri Mulai Tahun Ajaran 2026
Diamuk Massa,Pria di Ciputat Diduga Cabuli Bocah 12 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Kronologi Maling Motor di Ciputat Kepergok Saat Beraksi Hingga Diamuk Massa

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:04 WIB

Dua Anggota Brimob Polda Banten Jadi Korban Penganiayaan Diduga Debt Collector

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:00 WIB

Dindikbud Tangsel Buka Posko Pengaduan SPMB 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:13 WIB

Siswa yang Tidak Keterima SMP Negeri di Tangsel Dapat Bantuan Rp1,8 Juta Pertahun

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:08 WIB

Sakit Hati Saat Bermain Voli, Pria di Tangerang Ditusuk Rekan Kerja

Berita Terbaru