HARIANBANTEN.COM – Ratusan paspor bekas ditemukan berserakan di area salah satu halte yang berada di jalan Letnan Sutopo, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Paspor berwarna hijau itu tampak tercecer di bawah pohon yang berada tepat di samping halte.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang warga, Martino mengatakan, paspor bekas itu pertama kali ditemukan oleh kerabatnya sekira pukul 04.00 WIB, Sabtu (6/6).
“Jadi teman saya baru pulang dari Jogja turun di halte tersebut melihat paspor berserakan di samping halte di bawah pohon,” kata Martino kepada HarianBanten, Minggu, 7 Juni 2026.
Baca Juga:
Sinar Mas Land Gandeng Kemenekraf, KEK ETKI Banten Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Kreatif
Satpol PP Tangsel Akhirnya Segel Gardu Listrik di Pool Taksi Ciater
20 Gudang di Kosambi Tangerang Terbakar, Pemadaman Masih Berlangsung
Ia yang mendapatkan informasi tersebut memutuskan mendatangi lokasi yang di maksud untuk memastikan kebenarannya.
Setibanya disana, ia melihat ratusan paspor itu masih berserakan, meski sebagian besar hanya sampulnya saja.
Baca Juga:
Kecamatan Setu Jadi Wilayah Balita Stunting Tertinggi di Kota Tangsel
“Begitu saya buka memang keliatan hanya sampul hijau saja, sama sampul halaman depan belakang paspor itu saja, tengahnya itu sudah tidak ada, sudah disobek-sobek. Tapi ada beberapa yang tercecer yang ada datanya,” tuturnya.
Martino sendiri mengaku heran dengan penemuan itu. Menurutnya meski pun itu paspor bekas, seharusnya dokumen negara tersebut dikembalikan kepada pemiliknya masing-masing.
“Memang paspor bekas sih, pasport lama, yang saya bingung setau saya kan paspor lama itu dikembalikan ke pemilik walaupun sudah tidak berlaku. Terus kemudian seandainya itu ditahan Imigrasi kenapa tidak dimusnahkan dan ada di lokasi yang tidak selayaknya,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil identifikasinya, ia menduga paspor itu milik jemaah haji atau umroh. Hal itu diperkuat dengan tertera foto pemilik paspor yang mengenakan atribut ibadah.
“Hampir semua tertempel foto dan dari hasil ident (identifikasi, red) saya, semua paspor itu kemungkinan milik bekas jemaah haji atau umroh ya. Terlihat dari sampul, ada barcodenya, kan hanya jemaah umroh yang visa-nya pakai hijab dan peci segala macam, identik dengan pasport-nya haji atau umroh,” terangnya.
Dugaan itu semakin kuat karena pada hari itu berbarengan dengan momentum kepulangan jemaah haji asal Tangsel di Islamic Center Baitturahmi yang lokasinya tidak jauh dari lokasi penemuan.
Kendati demikian ia tidak bisa memastikan apakah ada kaitannya antara penemuan paspor itu dengan kepulangan jemaah haji.
“Dan kebetulan pada Subuh itupun hari pertama kembalinya jemaah haji Tangerang Selatan di Islamic Center, cuma ada kaitannya atau tidak saya gak tau ya. Cuma hanya secara kebetulan di hari yang bersamaan,” pungkasnya.











