Kabar Gembira! Rel Mati Rangkasbitung–Pandeglang Akan Aktif Lagi, Target Rampung 2029

- Pewarta

Jumat, 26 September 2025 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten-Kabar baik datang bagi warga Banten. Jalur kereta api (KA) Rangkasbitung–Pandeglang yang sudah lama mati bakal dihidupkan kembali. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyebut reaktivasi jalur tersebut sudah menemui titik terang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banten, Tri Nurtopo, mengatakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mulai melakukan penertiban lahan pada 2026.

“Sudah ada titik terang reaktivasi jalur Rangkasbitung–Pandeglang. Dari Dirjen Perkeretaapian, insyaallah tahun depan mulai penertiban lahan,” ujar Tri di Kota Serang, Rabu (17/9/2025).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tri menegaskan, proses yang dilakukan bukan pembebasan lahan baru, melainkan pengembalian aset lama KAI yang selama ini digunakan masyarakat.

“Lahan itu sebenarnya milik kereta api, tapi dipakai masyarakat, jadi harus dikembalikan. Jadi bukan pembebasan karena tanahnya milik kereta api. Istilahnya penertiban, bukan pengadaan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, Ferdian Suryo Adhi Pramono, mengungkapkan sebagian lahan jalur tersebut sudah beralih fungsi menjadi halaman rumah warga, sekolah, hingga masjid.

“Penggunaan lahan tersebut akan dikaji lebih dulu. Reaktivasi ini disambut baik oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Kalau melihat respons tersebut, kami asumsikan seharusnya masyarakat tidak menolak meskipun secara aset (lahan) milik KAI,” kata Ferdian, Senin (3/2).

Meski belum merinci waktu penertiban lahan, Ferdian menargetkan proyek reaktivasi jalur KA Rangkasbitung–Pandeglang dapat terwujud pada 2029.

Berita Terkait

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan
Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak
Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin
Lahan Samping Rel Kereta di Ciputat Kebakaran, Ledakan Terdengar Beberapa Kali
DPRD Tangsel Soal Polemik Pool Taksi Ciater: Kami Terbuka Investasi, Tapi Taati Regulasi
Ibu 60 Tahun Tewas Dianiaya Anak Kandung di Kelapa Dua Tangerang

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:07 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan

Sabtu, 19 September 2026 - 15:11 WIB

Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:49 WIB

Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak

Jumat, 18 September 2026 - 20:10 WIB

Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin

Jumat, 18 September 2026 - 15:16 WIB

Lahan Samping Rel Kereta di Ciputat Kebakaran, Ledakan Terdengar Beberapa Kali

Berita Terbaru