HARIANBANTEN – Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Habib Bahar Smith kembali menjadi sorotan publik. Korban berinisial R, seorang laki-laki yang hingga kini masih menjalani perawatan medis, mengungkap pengalaman pahit yang dialaminya saat bertemu Habib Bahar Smith.
R mengaku mengalami tindak kekerasan secara berulang yang diduga dilakukan oleh Habib Bahar Smith bersama sejumlah orang lainnya. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka dan lebam di bagian wajah serta mulut, hingga harus mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa bermula saat Habib Bahar Smith menghadiri sebuah acara keagamaan di wilayah Cipondoh, Tangerang, pada 21 September lalu. Saat itu, R berniat mendekat untuk bersalaman. Namun, langkahnya dicegah oleh pengawal dan ia justru digiring ke sebuah ruangan tertutup.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di dalam ruangan tersebut, R mengaku mengalami perlakuan yang lebih brutal. Ia menyebut mulutnya dibekap menggunakan handuk basah yang disiram air, sambil terus ditekan dan dipaksa mengakui sesuatu yang tidak dipahaminya.
“Saya dibawa ke kamar, di situ kejadiannya lebih parah. Mulut saya dibekap pakai handuk basah dan disiram air,” ujar R dalam video yang beredar di media sosial.
Tak berhenti di situ, korban juga mengungkap adanya kekerasan lain yang dilakukan secara bertubi-tubi, mulai dari pemukulan hingga dugaan penyundutan rokok oleh beberapa orang di lokasi kejadian.
Merasa keselamatan dirinya terancam, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan, Habib Bahar Smith resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan. Hingga kini, proses hukum masih terus berjalan dan menunggu perkembangan lebih lanjut dari aparat penegak hukum.
Baca Juga:
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal
20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!







