Minyak Jatuh di Bawah USD 100, Donald Trump Desak Hormuz Dibuka!

- Pewarta

Sabtu, 11 April 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Harga minyak dunia kembali tergelincir di bawah USD 100 per barel, namun di balik penurunan itu tersimpan ketegangan besar yang belum mereda di Selat Hormuz.

Mengutip CNBC, Sabtu (11/4/2026), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun 1,5% ke USD 96,37 per barel, setelah sebelumnya sempat menyentuh USD 100. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni melemah 1,3% menjadi USD 94,69 per barel. Penurunan ini terjadi di tengah tekanan pasar energi global akibat jalur distribusi utama di Selat Hormuz yang belum sepenuhnya pulih pasca gencatan senjata antara AS dan Iran.

Presiden AS, Donald Trump, kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran terkait gangguan terhadap kapal tanker minyak.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iran tampaknya tidak menyadari bahwa mereka tidak memiliki kartu apa pun, selain pemerasan jangka pendek terhadap dunia dengan menggunakan jalur perairan internasional. Satu-satunya alasan mereka masih bertahan saat ini adalah untuk bernegosiasi!”

Pernyataan tersebut dinilai berpotensi mengganggu kesepakatan gencatan senjata dua pekan yang sebelumnya dicapai. Trump juga menegaskan Iran belum menjalankan tanggung jawabnya dalam menjaga kelancaran distribusi energi global.

Distribusi minyak melalui Selat Hormuz saat ini masih sangat terbatas, padahal jalur ini sebelumnya mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dunia. Kondisi ini membuat pasar tetap waspada terhadap gangguan lanjutan. Penasihat ekonomi Trump, Kevin Hassett, menilai bahkan satu kapal tanker yang berhasil melintas dapat memberi dampak signifikan terhadap pasokan global.

CEO DUCAT Maritime, Adrian Beciri, menggambarkan kondisi di lapangan penuh ketidakpastian.

“Sejujurnya, situasinya sangat kacau. Tidak ada cara yang jelas untuk melintasi Selat Hormuz. Bahkan tidak ada jalur komunikasi yang jelas dengan pihak Iran untuk mengatur hal tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan kapal kini mengambil jalur tidak biasa yang lebih dekat ke wilayah Iran, dengan biaya operasional yang melonjak tajam.

Di sisi lain, serangan terhadap fasilitas energi Arab Saudi turut memperburuk krisis pasokan. Produksi minyak terpangkas sekitar 600.000 barel per hari, sementara aliran melalui pipa East-West berkurang hingga 700.000 barel per hari. Serangan juga dilaporkan menyasar stasiun pompa serta ladang minyak utama seperti Manifa dan Khurais.

Akibatnya, Arab Saudi semakin bergantung pada jalur pipa alternatif karena pengiriman melalui Selat Hormuz belum memungkinkan. Analis dari Goldman Sachs memperkirakan penurunan impor minyak dari kawasan Teluk hingga di bawah 2 juta barel per hari akan memaksa negara pembeli mengandalkan cadangan serta sumber lain setidaknya selama satu bulan ke depan.

Meski harga minyak terlihat melemah, ketegangan geopolitik dan gangguan distribusi menunjukkan bahwa risiko lonjakan masih membayangi, membuat pasar energi global berada dalam ketidakpastian yang rapuh.

Sumber Berita: liputan6.com

Berita Terkait

Jalur Selat Hormuz Terganggu, Pupuk Dunia Terancam—Ini Kabar dari Wamentan!
Muscab DPC PKB Tangsel Hasilkan 3 Nama dari Pemetaan DPP dan 3 Nama Usulan Sekretaris Panji Bangsa
Hercules Tantang Negara! Siap Angkat Kaki dari Tanah Abang Asal Bukti Ditunjukkan
Ricuh Internal Pemimpin Lebak! Massa Kepung DPRD, Desak Bupati-Wabup Minta Maaf
JK Datangi Bareskrim! Bongkar Tuduhan Dana Rp5 Miliar ke Roy Suryo
Misteri 2 Kargo Minyak Putar Haluan, Nama Riza Chalid Kembali Diseret!
90% Siap Berangkat! Jamaah Haji Lebak Tinggal Tunggu Momen Ini
Jumlah Pemilih Banten Tembus 9,27 Juta! KPU Ungkap Lonjakan Signifikan Awal 2026

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:39 WIB

Jalur Selat Hormuz Terganggu, Pupuk Dunia Terancam—Ini Kabar dari Wamentan!

Minggu, 12 April 2026 - 19:35 WIB

Muscab DPC PKB Tangsel Hasilkan 3 Nama dari Pemetaan DPP dan 3 Nama Usulan Sekretaris Panji Bangsa

Sabtu, 11 April 2026 - 13:19 WIB

Hercules Tantang Negara! Siap Angkat Kaki dari Tanah Abang Asal Bukti Ditunjukkan

Sabtu, 11 April 2026 - 13:19 WIB

Minyak Jatuh di Bawah USD 100, Donald Trump Desak Hormuz Dibuka!

Kamis, 9 April 2026 - 09:20 WIB

Ricuh Internal Pemimpin Lebak! Massa Kepung DPRD, Desak Bupati-Wabup Minta Maaf

Berita Terbaru