Pasar Anyar Ditata! Pemkot Tangerang Minta PKL Pindah Secara Persuasif, Ini Alasannya

- Pewarta

Minggu, 15 Juni 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui jajaran Trantib Kecamatan Tangerang terus bergerak melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif untuk menata kawasan Pasar Anyar, yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Langkah terbaru dilakukan pada Minggu (15/6/2025), dengan membagikan surat edaran kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih berjualan di lokasi yang tidak semestinya, seperti Jalan Cermai dan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di Kelurahan Sukasih dan Sukarasa, Kecamatan Tangerang.

Camat Tangerang, Yudi Pradana, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk membangun lingkungan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi berkelanjutan yang dilakukan Pemkot Tangerang. Melalui surat edaran tersebut, para pedagang diajak secara bertahap meninggalkan lokasi berjualan yang tidak sesuai dengan peraturan,” ujar Yudi.

Ia berharap, pendekatan ini bisa meningkatkan kesadaran pedagang untuk ikut menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan lingkungan, sehingga Pasar Anyar bisa menjadi pusat ekonomi yang lebih terorganisir dan menarik bagi masyarakat luas.

Pemkot juga menegaskan bahwa mereka tetap akan menggunakan cara-cara persuasif, bukan represif, dalam penataan ini. Proses komunikasi dengan para pedagang terus dibuka agar solusi terbaik bisa dicapai tanpa gesekan.

“Kami mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama mewujudkan pasar yang lebih baik dan memberikan kenyamanan bagi semua pihak, termasuk para pembeli,” tutupnya.

Berita Terkait

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:08 WIB

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang

Berita Terbaru