HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sosial (Dinsos) menargetkan 45.000 pekerja rentan dan informal akan tercover dalam BPJS Ketenagakerjaan (TK).
Kepala Dinsos Tangsel, Heli Slamet mengatakan, pekerja rentan yang nantinya akan dicover BPJS TK-nya adalah mereka yang tercatat di Desil 1 sampai 5 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, hingga tahun 2026 ini tercatat kurang lebih ada 25.000 pekerja rentan Desil 1 dan 2 yang sudah tercover BPJS TK.
Hingga tahun 2029 mendatang, Pemkot Tangsel menargetkan sekitar 45.000 pekerja rentan tercover BPJS TK,
Baca Juga:
Jack Technology Luncurkan SmartLink Master di Vietnam
Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
“Insyaallah 2027 itu akan kita usulkan menjadi 35.000. Nah nanti di tahun 2029 kita targetkan menjadi 45.000,” kata Heli kepada HarianBanten, Rabu, 24 Juni 2026.
Heli mengungkapkan, jenis pekerjaan yang BPJS TK-nya ditanggung oleh Pemkot Tangsel terdiri dari driver ojek pangkalan maupun online, pedagang pasar, pedagang kaki lima, hingga tukang jamu.
Baca Juga:
Hore! Ribuan Pekerja Informal di Tangsel Berpeluang Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis
Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi
Kejari Tangsel Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Gadai Syariah di Cabang Pondok Aren
“Kalau karyawan kan sudah dicover oleh perusahaan. Nah kalau pekerja informal kan enggak ada yang cover, itu makanya hadir Pemerintah Kota di situ, hadir untuk bagaimana mereka bisa dicover,” ungkapnya.
Heli menyebut, program itu merupakan kebijakan prioritas Walikota dan Wakil Walikota dalam memberikan jaminan sosial kepada para pekerja rentan dan informal di Kota Tangsel.
Saat ini pihaknya masih fokus melakukan sosialisasi sekaligus verifikasi data agar masyarakat mengetahui adanya program tersebut.
Baca Juga:
Dalian Menjadi Sorotan Global, Kota Ini Menjadi Tuan Rumah Summer Davos untuk Kesembilan Kalinya
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
“Makanya kami kemarin kan sosialisasi itu di dua titik ya. Kemarin di Pondok Aren sama Pamulang, sambil penyerahan kartu dan juga kita melakukan verifikasi validasi data,” pungkasnya.









