Pemkot Tangsel Targetkan 45 Ribu Pekerja Rentan Tercover BPJS TK

- Pewarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sosial (Dinsos) menargetkan 45.000 pekerja rentan dan informal akan tercover dalam BPJS Ketenagakerjaan (TK).

 

Kepala Dinsos Tangsel, Heli Slamet mengatakan, pekerja rentan yang nantinya akan dicover BPJS TK-nya adalah mereka yang tercatat di Desil 1 sampai 5 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menjelaskan, hingga tahun 2026 ini tercatat kurang lebih ada 25.000 pekerja rentan Desil 1 dan 2 yang sudah tercover BPJS TK.

 

Hingga tahun 2029 mendatang, Pemkot Tangsel menargetkan sekitar 45.000 pekerja rentan tercover BPJS TK,

 

“Insyaallah 2027 itu akan kita usulkan menjadi 35.000. Nah nanti di tahun 2029 kita targetkan menjadi 45.000,” kata Heli kepada HarianBanten, Rabu, 24 Juni 2026.

 

Heli mengungkapkan, jenis pekerjaan yang BPJS TK-nya ditanggung oleh Pemkot Tangsel terdiri dari driver ojek pangkalan maupun online, pedagang pasar, pedagang kaki lima, hingga tukang jamu.

 

“Kalau karyawan kan sudah dicover oleh perusahaan. Nah kalau pekerja informal kan enggak ada yang cover, itu makanya hadir Pemerintah Kota di situ, hadir untuk bagaimana mereka bisa dicover,” ungkapnya.

 

Heli menyebut, program itu merupakan kebijakan prioritas Walikota dan Wakil Walikota dalam memberikan jaminan sosial kepada para pekerja rentan dan informal di Kota Tangsel.

 

Saat ini pihaknya masih fokus melakukan sosialisasi sekaligus verifikasi data agar masyarakat mengetahui adanya program tersebut.

 

“Makanya kami kemarin kan sosialisasi itu di dua titik ya. Kemarin di Pondok Aren sama Pamulang, sambil penyerahan kartu dan juga kita melakukan verifikasi validasi data,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat
Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD
340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:36 WIB

Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah

Berita Terbaru

Info Banten

Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:36 WIB