Lembaga survei IndexPolitica Indonesia merilis hasil survei nasional terbaru yang memotret persepsi masyarakat terhadap isu politik, sosial, dan ekonomi menjelang Pemilu 2029. Survei yang digelar pada 1–10 Oktober 2025 ini melibatkan 1.610 responden di seluruh Indonesia dengan metode multistage random sampling, margin of error ±1,6 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam hasil “top of mind” calon presiden 2029, Prabowo Subianto masih berada di puncak dengan 40,12 persen dukungan. Di posisi kedua muncul Purbaya Yudhi Sadewa dengan 22,50 persen, disusul Anies Baswedan (13,40 persen), Ganjar Pranowo (7,12 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (5,12 persen), Gibran Rakabuming Raka (4,80 persen), Dedi Mulyadi (2,50 persen), dan Erick Thohir (1,12 persen).
Fenomena Purbaya Yudhi Sadewa
IndexPolitica menyoroti fenomena yang disebut “Purbaya Effect”, yakni kenaikan pesat popularitas dan elektabilitas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pasca-reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo. Purbaya dinilai menjadi sosok antitesis dari Sri Mulyani, mewakili aspirasi masyarakat yang “lelah” dengan gaya kebijakan lama dan menginginkan figur baru yang lebih membumi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Purbaya berhasil mendapatkan popularitas tinggi berkat kebijakan dan tindakannya sejak menjabat sebagai Menteri Keuangan. Fenomena ini bisa diibaratkan seperti Chaos Theory dalam matematika — lonjakan elektabilitas yang tiba-tiba,” ujar Denny Charter, Direktur Eksekutif IndexPolitica Indonesia.
Bursa Cawapres: Purbaya Terdepan
Untuk posisi wakil presiden, nama Purbaya Yudhi Sadewa juga menempati peringkat teratas dengan 28,65 persen, disusul Dedi Mulyadi (20,15 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (15,75 persen), Gibran Rakabuming Raka (12,35 persen), dan Erick Thohir (5,14 persen).
Persaingan PDIP dan Gerindra Kian Ketat
Dari sisi elektabilitas partai politik, PDIP masih memimpin dengan 19,78 persen, namun Gerindra membuntuti ketat dengan 18,50 persen. Di bawahnya, ada Golkar (13,68 persen), PKB (9,25 persen), Demokrat (8,15 persen), PAN (6,58 persen), NasDem (5,50 persen), PKS (4,75 persen), PPP (4,12 persen), dan PSI (3,01 persen).
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
“Gerindra terus menunjukkan tren kenaikan dan bisa saja segera menyalip PDIP. Kenaikan ini tidak terlepas dari program-program populis pemerintahan Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis, Ketahanan Pangan, dan Koperasi Merah Putih yang mengingatkan pada model pembangunan era Orde Baru,” tambah Denny Charter.
Survei ini sekaligus menunjukkan bahwa peta politik Indonesia menjelang Pilpres 2029 mulai terbentuk dengan munculnya figur baru dan persaingan ketat antarpartai besar.








