Prabowo Masih Teratas, Fenomena “Purbaya Effect” Warnai Peta Politik Menuju Pilpres 2029

- Pewarta

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denny Charter, Direktur Index Politica

Denny Charter, Direktur Index Politica

Lembaga survei IndexPolitica Indonesia merilis hasil survei nasional terbaru yang memotret persepsi masyarakat terhadap isu politik, sosial, dan ekonomi menjelang Pemilu 2029. Survei yang digelar pada 1–10 Oktober 2025 ini melibatkan 1.610 responden di seluruh Indonesia dengan metode multistage random sampling, margin of error ±1,6 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam hasil “top of mind” calon presiden 2029, Prabowo Subianto masih berada di puncak dengan 40,12 persen dukungan. Di posisi kedua muncul Purbaya Yudhi Sadewa dengan 22,50 persen, disusul Anies Baswedan (13,40 persen), Ganjar Pranowo (7,12 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (5,12 persen), Gibran Rakabuming Raka (4,80 persen), Dedi Mulyadi (2,50 persen), dan Erick Thohir (1,12 persen).

Fenomena Purbaya Yudhi Sadewa

IndexPolitica menyoroti fenomena yang disebut “Purbaya Effect”, yakni kenaikan pesat popularitas dan elektabilitas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pasca-reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo. Purbaya dinilai menjadi sosok antitesis dari Sri Mulyani, mewakili aspirasi masyarakat yang “lelah” dengan gaya kebijakan lama dan menginginkan figur baru yang lebih membumi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Purbaya berhasil mendapatkan popularitas tinggi berkat kebijakan dan tindakannya sejak menjabat sebagai Menteri Keuangan. Fenomena ini bisa diibaratkan seperti Chaos Theory dalam matematika — lonjakan elektabilitas yang tiba-tiba,” ujar Denny Charter, Direktur Eksekutif IndexPolitica Indonesia.

Bursa Cawapres: Purbaya Terdepan

Untuk posisi wakil presiden, nama Purbaya Yudhi Sadewa juga menempati peringkat teratas dengan 28,65 persen, disusul Dedi Mulyadi (20,15 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (15,75 persen), Gibran Rakabuming Raka (12,35 persen), dan Erick Thohir (5,14 persen).

Persaingan PDIP dan Gerindra Kian Ketat

Dari sisi elektabilitas partai politik, PDIP masih memimpin dengan 19,78 persen, namun Gerindra membuntuti ketat dengan 18,50 persen. Di bawahnya, ada Golkar (13,68 persen), PKB (9,25 persen), Demokrat (8,15 persen), PAN (6,58 persen), NasDem (5,50 persen), PKS (4,75 persen), PPP (4,12 persen), dan PSI (3,01 persen).

“Gerindra terus menunjukkan tren kenaikan dan bisa saja segera menyalip PDIP. Kenaikan ini tidak terlepas dari program-program populis pemerintahan Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis, Ketahanan Pangan, dan Koperasi Merah Putih yang mengingatkan pada model pembangunan era Orde Baru,” tambah Denny Charter.

Survei ini sekaligus menunjukkan bahwa peta politik Indonesia menjelang Pilpres 2029 mulai terbentuk dengan munculnya figur baru dan persaingan ketat antarpartai besar.

Berita Terkait

Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel
Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Berita Terbaru