HARIANBANTEN – Presiden Prabowo Subianto menyoroti persoalan sampah yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia, dari Tangerang Selatan (Tangsel) hingga pantai-pantai di Bali. Lewat tayangan video di hadapan para kepala daerah, Prabowo memperlihatkan wajah kumuh akibat sampah yang menumpuk dan tak terurus.
“Ini pantai dan kota kita, ini halaman kita. Kalau semua bergerak, cepat bersih,” tegas Prabowo Subianto, menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan. Presiden meminta kerja bakti massal digelar rutin, melibatkan anak sekolah, aparat TNI, Polri, pegawai BUMN, hingga menteri. Setiap kementerian juga diminta meluangkan minimal 30 menit sebelum jam kerja untuk membersihkan kantor.
Prabowo mengingatkan bahwa sampah bukan masalah sepele. “Sampah bisa jadi sumber penyakit dan bencana. Kita tidak bisa menjual keindahan alam kalau lingkungannya kotor,” ujarnya. Ia menekankan pula dampak serius sampah terhadap sektor pariwisata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain kebersihan, Prabowo juga mengkritik kondisi atap rumah rakyat yang terbuat dari seng panas dan mudah berkarat. Ia menargetkan gerakan gentengisasi agar rumah lebih layak huni dan kota terlihat lebih indah. Semua program ini akan dibungkus dalam Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), menekankan kepedulian bersama untuk kesejahteraan rakyat.








