Sekolah Negeri Di Tangsel Jual Beli Seragam, Benyamin : Laporkan

- Pewarta

Kamis, 24 Juli 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten – Praktik jual beli seragam di sekolah-sekolah negeri tingkat SD dan SMP kembali menjadi sorotan. Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, secara tegas melarang sekolah memperjualbelikan seragam kepada orang tua murid. Ia meminta masyarakat tidak ragu untuk melapor jika menemukan pelanggaran tersebut.

Larangan ini ditegaskan Benyamin usai menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kota Tangsel yang digelar di Plaza Puspem Tangsel, Rabu (23/7/2025). Menurutnya, pembelian seragam sepenuhnya menjadi kewenangan orang tua, dan bukan merupakan kewajiban yang difasilitasi sekolah.

“Enggak boleh ya (jual beli seragam). Seragam itu dibeli oleh orang tua sendiri, di toko-toko bukan di sekolah gitu,” katanya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kota Tangsel, sambung Benyamin, telah melakukan langkah tegas terhadap sekolah yang melanggar ketentuan ini. Bahkan, beberapa sekolah yang kedapatan melakukan penjualan seragam kini tengah dalam pemeriksaan oleh Inspektorat.

“Kita juga sudah mengambil tindakan bagi sekolah yang melakukan penekanan (jual beli seragam) seperti itu. Itu sedang diperiksa secara khusus oleh Inspektorat,” ungkapnya.

Benyamin menyampaikan bahwa pelaporan dari masyarakat sangat penting agar pemerintah dapat mengambil tindakan. Ia menekankan bahwa pelanggaran ini merupakan delik aduan, sehingga penegakan aturan bergantung pada adanya laporan.

“Laporkan ke Dinas Pendidikan, kemana saja deh lapor,” jelasnya.
“Itu deliknya kan delik aduan, jadi kalau enggak ada yang mengadu sulit bagi kita untuk menegakkan aturan,” tambahnya.

Dengan tegas, ia mengajak masyarakat untuk tidak segan menyampaikan laporan jika menemukan sekolah yang masih nekat memperjualbelikan seragam.

“Silahkan laporkan saja,” tandasnya.

Berita Terkait

Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya
Benyamin Putuskan Perpanjang Bambang Noertjahjo Sebagai Sekda Tangsel
Sumbang Banyak Pengangguran, Jurusan Sekretaris hingga Akuntansi Bakal Dihapus dari SMK di Banten
Sekda Banten Tegaskan Tak Ada Open Bidding Sekda Tangsel
Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban
Cekcok Keluarga Berujung Geger, Pria di Sengkol Nekat Bongkar Makam Ibu Kandung
24 SMP Negeri di Tangsel Akan Terima 9.976 Siswa Baru pada SPMB 2026
Kabel Melintang di Jalan Ciputat Timur, Ancam Keselamatan Pengemudi 

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:03 WIB

Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:26 WIB

Benyamin Putuskan Perpanjang Bambang Noertjahjo Sebagai Sekda Tangsel

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sumbang Banyak Pengangguran, Jurusan Sekretaris hingga Akuntansi Bakal Dihapus dari SMK di Banten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:58 WIB

Sekda Banten Tegaskan Tak Ada Open Bidding Sekda Tangsel

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:34 WIB

Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan,

Info Banten

Sekda Banten Tegaskan Tak Ada Open Bidding Sekda Tangsel

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:58 WIB