Teknologi Pengenalan Wajah Diterapkan di Merak–Bakauheni, Arus Nataru Diklaim Lebih Lancar

- Pewarta

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Merak

Pelabuhan Merak

HARIANBANTEN — Pengelola penyeberangan lintas Merak–Bakauheni mulai menerapkan uji coba teknologi face recognition (pengenalan wjaah) selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Inovasi ini ditujukan untuk mempercepat proses verifikasi penumpang dan mengurai antrean di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni.

 

Dengan sistem pengenalan wajah, penumpang cukup menghadapkan wajah ke kamera di titik pemeriksaan. Data identitas terintegrasi dengan tiket resmi sehingga alur masuk kapal menjadi lebih cepat dan tertib, terutama saat lonjakan penumpang Nataru.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pihak pelabuhan menegaskan penerapan ini masih bersifat terbatas dan bertahap. Petugas tetap disiagakan untuk membantu pengguna jasa yang belum terbiasa, serta jalur manual tetap tersedia sebagai opsi alternatif.

 

“Lonjakan arus Nataru membutuhkan solusi cepat. Uji coba face recognition kami harapkan bisa memangkas waktu tunggu tanpa mengurangi aspek keamanan,” ujar pejabat pelabuhan setempat.

 

Di lapangan, respons penumpang beragam. Sebagian mengapresiasi karena dinilai praktis dan modern, sementara lainnya memilih jalur konvensional. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan sepanjang Nataru untuk menentukan kelanjutan dan perluasan penerapan di masa mendatang.

 

Selain efisiensi, teknologi ini juga diproyeksikan meningkatkan keamanan dengan meminimalkan potensi penyalahgunaan identitas. Jika hasil uji coba positif, face recognition (pengenalan wajah) berpeluang menjadi standar baru layanan penyeberangan pada periode padat berikutnya.

Berita Terkait

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan
Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak
Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin
Lahan Samping Rel Kereta di Ciputat Kebakaran, Ledakan Terdengar Beberapa Kali
DPRD Tangsel Soal Polemik Pool Taksi Ciater: Kami Terbuka Investasi, Tapi Taati Regulasi
Ibu 60 Tahun Tewas Dianiaya Anak Kandung di Kelapa Dua Tangerang

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:55 WIB

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 15:11 WIB

Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:49 WIB

Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak

Jumat, 18 September 2026 - 20:10 WIB

Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin

Jumat, 18 September 2026 - 15:16 WIB

Lahan Samping Rel Kereta di Ciputat Kebakaran, Ledakan Terdengar Beberapa Kali

Berita Terbaru