Usai Kecelakaan Maut, KRL Bekasi Timur–Cikarang Siap Beroperasi Siang Ini

- Pewarta

Rabu, 29 April 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Setelah sempat lumpuh akibat kecelakaan tragis, layanan KRL lintas Bekasi Timur–Cikarang akhirnya bersiap kembali beroperasi. Namun, semuanya masih menunggu satu keputusan penting.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa perjalanan KRL Commuter Line dari Bekasi Timur menuju Cikarang berpotensi kembali normal pada Rabu (29/4/2026), dengan syarat telah mendapatkan persetujuan dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Sebelumnya, operasional KRL hanya dibatasi sampai Stasiun Bekasi akibat kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

“Terkait penyelenggaraan KRL hari ini, Insya Allah apabila sudah diberikan clearance dari KNKT sebagai pihak yang menjadi penanggung jawab dalam proses investigasi, kami akan buka kembali layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang ke Bekasi Timur untuk bisa beroperasi lagi,” kata Dudy dalam jumpa pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, saat ini pihak KAI tengah melakukan berbagai tahapan persiapan seperti uji coba rel hingga sistem persinyalan guna memastikan keamanan perjalanan sebelum layanan kembali dibuka secara penuh.

“Sekarang kami tahapan proses persiapan. Uji coba rel, persinyalan dan sebagainya untuk memastikan stasiun ini sudah bisa melayani kembali KRL. Sebab yang paling utama keselamatan, itu yang kami tekankan ke PT KAI dalam membuka Stasiun Bekasi Timur,” ujarnya.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, juga memastikan bahwa jalur Bekasi-Cikarang direncanakan kembali aktif pada siang hari dengan frekuensi perjalanan yang sama seperti sebelum insiden terjadi.

“Insya Allah, siang nanti kita akan mulai membuka kembali layanan KRL kita Cikarang Line, akan beroperasi dan berfrekuensi sama dengan sebelumnya,” Bobby.

Dalam kesempatan tersebut, Dudy juga mengungkap jumlah korban akibat kecelakaan mencapai 106 orang, dengan 15 di antaranya meninggal dunia dan puluhan lainnya masih dalam perawatan.

“Luka-luka 91 orang, 38 sudah pulang, sisanya masih dirawat. Semoaga segera diberikan kesembuhan dan kembali ke rumah berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.

Kembalinya layanan KRL ini menjadi harapan bagi ribuan penumpang, namun tragedi yang terjadi tetap menjadi pengingat bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.

Sumber Berita: liputan6.com

Berita Terkait

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting
Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi
Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan
Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya
Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban
Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan Tertinggi di 3G Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:19 WIB

Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:20 WIB

Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:09 WIB

Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:50 WIB

Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026

Berita Terbaru

Pers Rilis

Jack Technology Luncurkan SmartLink Master di Vietnam

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:08 WIB