Harian Banten- Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Tangerang Selatan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah titik, khususnya di wilayah Kecamatan Serpong dan Setu. Merespons kondisi tersebut, Barisan Muda Rano Alfath (BMRA) Kota Tangsel bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, Jumat (31/5).
Tim relawan BMRA turun langsung ke lokasi-lokasi yang terdampak paling parah. Dengan membawa paket bantuan berisi sembako, dan kebutuhan pokok lainnya, para relawan menyasar warga yang rumahnya terendam banjir dan kesulitan memenuhi kebutuhan harian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator BMRA Kota Tangsel menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya gotong royong dan kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan bantuan cepat di saat krisis.
“Kami ingin memastikan bahwa warga tidak sendirian menghadapi bencana ini. Ada tangan-tangan yang peduli dan siap membantu,” ujarnya.
Bantuan disambut dengan antusias oleh warga. Salah satunya datang dari Ketua RT 006/004, Idik Tasdik, yang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk warganya.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan yang datang. Ini sangat membantu meringankan beban warga kami yang terdampak. Terima kasih kepada seluruh tim relawan yang sudah turun langsung,” ujar Idik Tasdik.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
Dalam kesempatan tersebut, Idik juga mendoakan kebaikan bagi pihak yang telah menginisiasi bantuan.
“Kami doakan semoga segala kebaikan ini dibalas dengan pahala, dan bagi Pak Rano Alfath yang sedang menjalankan ibadah haji, semoga diberi kesehatan, keberkahan, dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadahnya,” tambahnya.

Baca Juga:
Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal
20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!
Ruang Kelas Tak Ada, Puluhan Siswa Siswa SD di Pandeglang Belajar di Musala
Aksi kemanusiaan seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk turut bergotong royong membantu sesama, terutama dalam kondisi darurat seperti bencana banjir. Solidaritas dan aksi nyata di lapangan menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih hidup di tengah-tengah masyarakat.









