HARIANBANTEN – Malam Sabtu (11/1/2026) berubah mencekam dan chaos di Jalan Menjangan. Sebuah truk besar tersangkut kabel yang menjuntai rendah, membuat tiang listrik roboh dan memicu padamnya aliran listrik selama berjam-jam. Warga menyebutnya bukan sekadar kecelakaan, tapi puncak dari masalah lama: kabel semrawut, kusut, dan tak tertata, yang selalu mengancam keselamatan.
Iin (42), warga yang menyaksikan langsung, mengatakan kabel sudah mengkhawatirkan sejak siang.
“Dari siang kabelnya sudah agak landai. Pas truk besar lewat langsung ketarik dan tiangnya patah,” ujar Iin dengan nada tegang. Tiang beton patah di tengah, sementara tiang besi milik provider internet miring tajam, menambah risiko. “Itu tiang provider, PLN enggak mau tahu karena bukan tanggung jawab mereka,” tambahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Insiden terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat dua truk melintas bersamaan di jalan sempit. Bagian belakang salah satu truk tersangkut kabel, memicu benturan keras disertai percikan api.
“Jam delapan itu bunyi ‘gedebuk’, terus keluar api. Langsung mati lampu semua. Satu kampungan gelap, orang panik keluar rumah,” kenang Iin. Sopir truk diamankan ke Polsek Ciputat Timur, sementara petugas pemadam kebakaran dan PLN langsung mengevakuasi lokasi. Listrik baru pulih sekitar pukul 02.00 WIB, meninggalkan trauma bagi warga.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
Syahrul (27), pedagang dekat lokasi, menekankan risiko:
“Kabelnya memang turun, mobil biasa aman. Tapi truk besar lewat, ya begini. Bisa-bisa ada yang lebih parah kalau enggak cepat ditata ulang. Harapannya kabel segera dirapikan, jangan tunggu kejadian lagi,” ujarnya.
Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Bambang Askar Sodiq, memastikan sopir truk negatif tes urine. Namun, warga menegaskan, masalah kabel kusut dan tiang miring harus segera ditindaklanjuti, agar keselamatan pengguna jalan benar-benar terjamin.
Baca Juga:
Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal
20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!
Ruang Kelas Tak Ada, Puluhan Siswa Siswa SD di Pandeglang Belajar di Musala
Warga Ciputat kini menanti langkah nyata pemerintah dan penyedia layanan utilitas untuk mencegah tragedi serupa terjadi lagi.









