Avtur Naik 80%! DPR Warning Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Bernasib Seperti Vietnam

- Pewarta

Jumat, 3 April 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Lonjakan harga avtur global hingga 80 persen mulai memicu kekhawatiran serius di dalam negeri. DPR pun angkat suara, mengingatkan pemerintah agar tidak lengah menghadapi dampaknya yang bisa merembet ke harga tiket pesawat dan sektor ekonomi lainnya.

Anggota Komisi VI DPR, Rivqy Abdul Halim, menegaskan pemerintah harus sigap merespons lonjakan harga avtur agar tidak berdampak langsung pada masyarakat. Ia menilai kenaikan biaya operasional maskapai berpotensi memicu lonjakan harga tiket pesawat yang dapat menekan daya beli serta mengganggu konektivitas antarwilayah.

“Kita tidak bisa membiarkan mekanisme pasar berjalan tanpa pengawasan dalam situasi ekstrem seperti ini. Pemerintah perlu hadir untuk memastikan kenaikan biaya tidak sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat,” ujar Rivqy di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rivqy juga mengingatkan pentingnya belajar dari pengalaman negara lain, termasuk Vietnam yang sempat mengalami dampak serius akibat krisis avtur hingga harus mengurangi penerbangan secara drastis.

“Kita harus belajar dari negara lain. Krisis avtur sampai memaksa pengurangan penerbangan secara drastis adalah peringatan serius. Indonesia tidak boleh mengalami hal yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, meski kenaikan harga avtur dipengaruhi kondisi geopolitik global dan sulit dihindari, pemerintah tetap memiliki peran penting untuk menahan dampaknya terhadap harga tiket pesawat, mengingat Indonesia sangat bergantung pada transportasi udara.

“Dalam konteks global saat ini, kenaikan harga avtur memang tidak mudah dihindari, tetapi bukan berarti kita tidak bisa mencegah dampaknya terhadap harga tiket. Pemerintah harus hadir karena mobilitas masyarakat Indonesia, dengan kondisi geografis kepulauan, sangat bergantung pada transportasi udara,” katanya.

Ia pun mengusulkan langkah konkret seperti pemberian subsidi terbatas atau insentif fiskal untuk maskapai, serta peningkatan produksi dan efisiensi distribusi avtur dalam negeri guna menekan biaya.

“Kolaborasi antara maskapai BUMN dan swasta harus diperkuat agar industri penerbangan nasional lebih tangguh menghadapi krisis,” ujarnya.

“Hal yang kita jaga bukan hanya industri penerbangan, melainkan aksesibilitas masyarakat terhadap transportasi yang terjangkau,” katanya.

Data menunjukkan, harga avtur domestik di Bandara Soekarno-Hatta melonjak dari Rp13.656,51 per liter pada periode 1–31 Maret 2026 menjadi Rp23.551,08 per liter pada 1–30 April 2026, atau naik 72,45 persen. Jika dibandingkan dengan 2019 sebesar Rp7.970 per liter, kenaikannya mencapai 295 persen.

Sementara itu, harga avtur internasional juga meningkat tajam menjadi US$1,338 per liter pada April 2026, naik 80,32 persen dari Maret 2026 yang sebesar US$0,742 per liter. Dibandingkan tahun 2019 di level US$0,6 per liter, kenaikan mencapai 223 persen.

Lonjakan harga avtur bukan sekadar isu industri penerbangan, melainkan ancaman nyata bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Respons cepat pemerintah menjadi kunci agar dampaknya tidak semakin meluas.

Berita Terkait

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong! SPMB Tahap III Tangsel Resmi Dibuka
Resmi! GP Ansor Gugat SK Perpanjangan Sekda Tangsel ke PTUN, Legalitasnya Kini Diuji
Empat Flyover Perlintasan Sebidang di Banten Diusulkan Ahmad Fauzi, Prioritaskan Serpong, Jombang, Pondok Ranji, dan Pasar Rangkasbitung
Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi
Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting
Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi
Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:16 WIB

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong! SPMB Tahap III Tangsel Resmi Dibuka

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:54 WIB

Resmi! GP Ansor Gugat SK Perpanjangan Sekda Tangsel ke PTUN, Legalitasnya Kini Diuji

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:17 WIB

Empat Flyover Perlintasan Sebidang di Banten Diusulkan Ahmad Fauzi, Prioritaskan Serpong, Jombang, Pondok Ranji, dan Pasar Rangkasbitung

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:15 WIB

Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi

Berita Terbaru