Heboh! Polisi Aktif Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 Miliar di Bekasi

- Pewarta

Jumat, 24 April 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Nama seorang anggota polisi mendadak jadi sorotan usai muncul dalam sidang korupsi di Bandung. Dugaan keterlibatan sebagai broker proyek membuat publik bertanya-tanya.

Polda Metro Jaya memeriksa seorang anggota aktif Polsek Cimanggis, Polres Depok, Aiptu YS alias “Lippo”, terkait dugaan perannya sebagai perantara proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Bekasi. Pemeriksaan dilakukan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) menyusul kemunculan namanya dalam persidangan kasus korupsi yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.

“Terkait informasi yang menyebut Aiptu YS hadir sebagai saksi sidang Tipikor Bupati Bekasi, Propam telah melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol. Budi Hermanto seperti dilansir Antara, Kamis (23/4).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nama YS mencuat saat dirinya menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi ijon proyek di Pengadilan Tipikor Bandung pada Rabu (8/4). Dalam persidangan itu, YS mengaku masih aktif sebagai anggota Polri dan membenarkan menerima keuntungan dari proyek yang dikerjakan tersangka Sarjan, dengan total mencapai sekitar Rp16 miliar berdasarkan hitungan penyidik.

“Kami turut memantau fakta persidangan yang ada dan menyerahkan penanganan kepada institusi yang menangani. Dapat kami sampaikan bahwa yang bersangkutan hadir di persidangan dalam kapasitas sebagai saksi,” ucapnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa YS telah mengajukan pengunduran diri sejak 18 Maret dan kini prosesnya masih berjalan di Biro SDM Polda Metro Jaya.

Kasus ini kembali membuka sorotan terhadap integritas aparat di tengah proses hukum yang berjalan. Publik kini menunggu kejelasan hasil pemeriksaan dan langkah tegas yang akan diambil.

Sumber Berita: liputan6.com

Berita Terkait

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting
Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi
Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan
Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya
Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban
Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan Tertinggi di 3G Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:19 WIB

Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:20 WIB

Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:09 WIB

Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:50 WIB

Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026

Berita Terbaru