HARIANBANTEN.COM – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, memastikan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tangsel tidak akan mendapatkan jatah proyek dari pemerintah.
Oleh karena itu jika para pengusaha ingin mengerjakan suatu proyek atau kegiatan di lingkungan pemerintah harus mengikuti aturan yang berlaku melalui proses lelang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Engga ada (alokasi proyek untuk Kadin). Kalau itu sudah ada aturan yang mewadahinya. Gak boleh, sudah ada aturan. silahkan pelelangan itu terbuka secara umum,” kata Benyamin di acara pelantikan Kadin Tangsel, Senin, 18 Mei 2026.
Pada kesempatan itu Benyamin pun meminta agar para pengusaha di Kadin Tangsel untuk fokus pada sektor UMKM.
Baca Juga:
Pemkot Tangsel Targetkan 45 Ribu Pekerja Rentan Tercover BPJS TK
Menurutnya terdapat beberapa sektor UMKM yang bisa dimaksimalkan oleh Kadin, mulai dari kuliner hingga kerajinan.
Dengan adanya kehadiran Kadin, sektor UMKM diharapkan dapat bertumbuh lebih cepat sehingga bisa menjadi tulang punggung ekonomi Kota Tangsel.
Baca Juga:
Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Hore! Ribuan Pekerja Informal di Tangsel Berpeluang Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis
Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi
“Maka Kadin harus banyak merambah kegiatan-kegiatan di sektor swasta, terutama UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Tangsel,” tuturnya.
Kendati akan berperan besar dalam meningkatkan UMKM di Kota Tangsel, Benyamin memastikan tak akan memberikan alokasi anggaran kepada Kadin.
Hal itu tak terlepas karena Kadin merupakan organisasi pengusaha yang bersifat mendiri.
Baca Juga:
Kejari Tangsel Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Gadai Syariah di Cabang Pondok Aren
Dalian Menjadi Sorotan Global, Kota Ini Menjadi Tuan Rumah Summer Davos untuk Kesembilan Kalinya
“Tidak ada. Kadin sifatnya mandiri, tidak boleh ada intervensi dari pemerintah,” pungkasnya.









