HARIANBANTEN.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memutus sementara aliran listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kampung Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, menyusul tewasnya seorang bocah berinisial RDP (12).
Kepala Bidang PJU Dishub Tangsel, Eka Andriyana Arifin, mengatakan pemutusan dilakukan untuk menjamin keamanan warga di sekitar lokasi.
“Dapat kami sampaikan bahwa tim teknis kami telah meluncur ke lokasi untuk melakukan pemutusan aliran listrik dan perbaikan pada titik tersebut,” kata Eka saat dikonfirmasi, Jumat, 8 Mei 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, pihaknya masih melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan penyebab kebocoran arus listrik pada tiang PJU tersebut.
“Kami tengah melakukan pengecekan untuk mencari penyebab pasti terjadinya arus bocor pada tiang PJU tersebut, apakah disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem, usia kabel, atau adanya kerusakan teknis lainnya,” ungkapnya.
Eka menjelaskan, pemasangan PJU di lingkungan warga merupakan bagian dari program Tangsel Terang yang berjalan sejak 2022.
Selain melanjutkan pemasangan di wilayah yang belum terlayani, Dishub juga akan memprioritaskan perawatan untuk menjamin keselamatan.
“Jika sebelumnya fokus kita adalah percepatan pembangunan PJU, maka fokus berikutnya pada pemeliharaan dan pengecekan berkala,” tuturnya.
“Kami akan menyusun jadwal rutin untuk memastikan seluruh infrastruktur Tangsel Terang tetap dalam kondisi laik fungsi dan aman dari kebocoran arus listrik,” tambahnya.
Sebelumnya, seorang bocah berinisial RDP (12) tewas setelah tersengat listrik dari tiang PJU di lokasi yang sama.
Peristiwa terjadi pada Rabu (6/5) sekitar pukul 17.30 WIB saat korban bermain layang-layang bersama teman-temannya.
Baca Juga:
Terbongkar! Karaoke Diduga Berkedok Prostitusi di Taman Kota 2 Tangsel Dibongkar Satpol PP
Karena layang-layang tersangkut di kabel, korban memanjat tiang tersebut.
“Dia lagi main layangan, nyangkut di kabel listrik. Dia naik lah ke tiang itu manjat. Dia (kesetrum) terus jatuh,” kata Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, saat dikonfirmasi, Kamis, 7 Mei 2026.
Dhady memastikan hanya ada satu korban dalam kejadian tersebut. Jenazah korban langsung dievakuasi warga dan dimakamkan oleh keluarga.
“Korbannya hanya satu, saat itu langsung dievakuasi sama warga,” pungkasnya.








