ANSOR TANGSEL DESAK PEMKOT TANGSEL SERIUS ATASI PERMASALAHAN SAMPAH!

- Pewarta

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten -Hampir satu pekan masayarakat Tangsel dan sekitarnya dibuat resah oleh pengelolaan sampah yang amburadul. Bukan hanya warga Tangsel yang terganggu, melainkan juga mengganggu para pengguna jalan khususnya yang melintasi Jl. Dewi Sartika, bawah Fly Over Ciputat, dan Pasar Serpong-pun merasakan dampak udara yang tidak sehat akibat sampah yang telah berhari-hari tidak diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Dimana permasalahan kali ini akibat penutupan sementara Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang yang merupakan imbas dari jebolnya turap TPA Cipeucang dimaksud pada sekitar Juni 2020 sehingga mencemari aliran sungai Cisadane, namun tidak ditangani dengan sebagaimana mestinya. Dalam hal ini, jika Pemkot atau Dinas terkait menangani permasalahan ini dengan serius maka semestinya dapat menghindari dampak buruk lebih luas yang dapat ditimbulkan.

“Annadhofatu minal iman, Kebersihan itu sebagian daripada iman, kalau mengurus sampah saja tidak mampu bagaimana mengurus urusan masyarakat yang lain? Seharusnya Pemkot belajar dari kejadian masalalu agar kedepannya tidak terjadi hal serupa, urusan cipeucang ini kan urusan lama masa ga kelar-kelar, kalau memang ga mampu ya bayar konsultan dong APBD kan besar jangan malah bikin proyek proyek ga penting sedangkan masalah yg urgent malah diabaikan, masa ga malu dibilang kota autopilot sm masyarakat, tunjukin kemauan untuk berbenah jangan malah ngeles terus sibuk klarifikasi” ujar Ketua GP Ansor Kota Tangerang Selatan Imam Fitra Ramadhan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seharusnya sampah harus ditangani secara serius dengan rencana jangka panjang, bukan hanya mencari solusi sesaat, karena sampah ini dampaknya sangat luar biasa jika tidak dikelola dengan baik. TPA Cipeucang misalnya, warga yang hidup disekitar TPA Cipeucang merasakan dampak buruknya, selain air yang tercemar kualitas udara pun sangat buruk, padahal setiap orang berhak mendapatkan hak atas ligkungan hidup yang baik dan sehat.

Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tangerang Selatan mendesak Pemkot Tangsel agar segera menyelesaikan pemasalahan sampah saat ini dengan segera mungkin. Jika permasalahan ini berlarut-larut pasti akan berdampak pada kesehatan masyarakat nantinya. Selain itu nama Kota Tangerang Selatan pun menjadi buruk karena tidak mampu mengelola sampah, kelalaian Pemkot Tangsel terhadap urusan sampah ini dapat berpotensi diusut oleh penegakan hukum Kementerian Lingkungan Hidup.

Berita Terkait

Gubernur Banten Sentil Pandeglang: Jangan Cuma Andalkan Provinsi Perbaiki Jalan
Sentil Keras Pejabat Negara, Anies Baswedan: Berhentilah Memberi Obat Tidur Kepada Publik
Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Website Disdukcapil Tangsel Diretas, Muncul Promosi Judi Online Saat Diakses
Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya
Benyamin Putuskan Perpanjang Bambang Noertjahjo Sebagai Sekda Tangsel
Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban
Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan Tertinggi di 3G Awards 2026

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:11 WIB

Gubernur Banten Sentil Pandeglang: Jangan Cuma Andalkan Provinsi Perbaiki Jalan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:45 WIB

Sentil Keras Pejabat Negara, Anies Baswedan: Berhentilah Memberi Obat Tidur Kepada Publik

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:50 WIB

Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 12:11 WIB

Website Disdukcapil Tangsel Diretas, Muncul Promosi Judi Online Saat Diakses

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:03 WIB

Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru

Info Banten

Pemkot Tangsel Targetkan Bangun 7 SMP Negeri Baru

Kamis, 4 Jun 2026 - 20:05 WIB