Banyak Armada Gak Layak, Damkar Tangsel Minta 4 Mobil Pemadam Baru di 2027

- Pewarta

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengusulkan pengadaan empat armada pemadam baru pada 2027 mendatang.

 

Kepala Damkar Tangsel, Ahmad Dohiri mengatakan, usulan pengadaan armada baru itu sudah disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kita mengusulkannya itu kalau di TAPD ya, mengusulkannya itu ada empat unit,” kata Dohiri seusai menghadiri rapat di DPRD Tangsel, Kamis, 16 Juli 2026.

 

Ia menjelaskan, saat ini Damkar Tangsel tercatat memiliki 16 armada pemadam kebakaran. Dari jumlah itu yang masih dalam kondisi layak hanya enam, sementara sisanya sudah memperihatinkan.

 

“Masih bisa beroperasi cuma kondisinya memprihatinkan, lalu ada satu unit sudah tidak bisa sama sekali, itu unit 02,” tuturnya.

 

Dohiri menyebut, armada yang diusulkan merupakan jenis unit kendaraan kecil dengan kapasitas 3.000 liter air.

 

Satu unit armada dengan kapasitas tersebut ditaksir memiliki harga sekitar Rp2,4 miliar.

 

Jenis itu dipilih karena dinilai sesuai dengan kondisi jalan maupun pemukiman Tangsel yang akses jalannya tidak terlalu besar.

 

“Kita mengajukan kapasitas yang kecil, yang 3.000 liter. Maksudnya kan ini jalan di kita ini kan gang-gang kecil lah ya, butuh mobile lah, mobil yang kecil-kecil,” ungkapnya.

 

Selain armada, Damkar Tangsel juga mengusulkan pengadaan kurang lebih 100 Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas yang berjibaku memadamkan api di lapangan.

 

Pasalnya, saat ini Damkar Tangsel tercatat hanya memiliki kurang lebih 40 APD, sementara jumlah anggota mencapai lebih dari 200.

 

Hal itu membuat petugas harus bergantian menggunakan APD ketika sedang mendapatkan tugas memadamkan api.

 

“APD itu kan idealnya satu personel satu, sehingga mereka bertanggung jawab. Kalau sekarang kadang gantian. Kondisinya masih bisa dipkai cuma kurang jumlahnya,”

pungkas Dohiri.

Berita Terkait

KLH Segel Pabrik Pengolahan Aluminium Ilegal di Kabupaten Tangerang
16 Tahun Menunggu, Masyarakat Kasepuhan Lebak Titip Harapan ke Ahmad Fauzi: Sahkan RUU Masyarakat Adat Tahun Ini
Tukar Pelat Nomor demi Curi Motor di PIK 2, RR Akhirnya Dibekuk Polisi
Febrie Adriansyah Tunjuk Hotman Paris Jadi Pengacaranya
Diduga Disegel Vendor, Belasan Ruang Kelas di Kampus Untirta Lumpuh
Pria di Ciputat Ketipu Modus COD Paket, Bayar Rp150 Ribu Pas Dibuka 2 Botol Air Mineral
Terungkap! Stick Cone Rawa Buntu Dipasang Perumnas, Ternyata Bukan Dishub Tangsel
Kekeringan Sebabkan 55 KK Kesulitan Air Bersih, Walikota Tangsel Minta DCKTR Bikin Sumur Bor

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:13 WIB

KLH Segel Pabrik Pengolahan Aluminium Ilegal di Kabupaten Tangerang

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:47 WIB

16 Tahun Menunggu, Masyarakat Kasepuhan Lebak Titip Harapan ke Ahmad Fauzi: Sahkan RUU Masyarakat Adat Tahun Ini

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

Tukar Pelat Nomor demi Curi Motor di PIK 2, RR Akhirnya Dibekuk Polisi

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:56 WIB

Febrie Adriansyah Tunjuk Hotman Paris Jadi Pengacaranya

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:27 WIB

Diduga Disegel Vendor, Belasan Ruang Kelas di Kampus Untirta Lumpuh

Berita Terbaru

Info Banten

Febrie Adriansyah Tunjuk Hotman Paris Jadi Pengacaranya

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:56 WIB