HARIANBANTEN.COM – Seorang pria di jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), bernama Dede Ramdan, menjadi korban penipuan dengan modus pengiriman paket menggunakan metode pembayaran Cash On Delivery (COD) atau bayar di tempat.
Dede menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/7). Ketika itu seseorang mendatanginya untuk mengantar paket yang ditujukan ke warung Gudeg Supriyati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun karena warung tersebut tutup, pria tersebut kemudian mendatangi Dede karena lokasi usaha mereka yang bersebelahan.
“Tiba-tiba ada orang nganter paket, katanya suruh ditalangin dulu, yaudah saya bayarin,” kata Dede, Kamis, 16 Juli 2026.
Baca Juga:
KLH Segel Pabrik Pengolahan Aluminium Ilegal di Kabupaten Tangerang
Tukar Pelat Nomor demi Curi Motor di PIK 2, RR Akhirnya Dibekuk Polisi
Dede mengungkapkan, awalnya ia ragu untuk menalangi pembayaran paket tersebut. Namun karena pria menunjukan pesan percakapan dari handphonenya, ia pun percaya dan langsung memberikan uang.
“Dia langsung nunjukin WA (whatsapp, red), dia nyuruh talangin dulu besok diganti, yaudah saya bayarin. Harganya Rp150 ribu,” ungkapnya.
Baca Juga:
Febrie Adriansyah Tunjuk Hotman Paris Jadi Pengacaranya
Diduga Disegel Vendor, Belasan Ruang Kelas di Kampus Untirta Lumpuh
Ketika Dede bertemu dengan pemilik paket, justru ia mengatakan bahwa dirinya tidak memesan apa-apa.
Ia pun akhirnya memutuskan untuk membuka paket tersebut. Setelah dibuka ternyata paket itu hanya berisi dua botol air mineral.
“Ketahuannya pas ada temen panggil (kasih tau kalau) ada paket, taunya gak pesen apa-apa. Dari situ saya curiga ini modus,” tuturnya.
Baca Juga:
SCIE Menunjukkan HILO WAVE® Mendukung Regenerasi Struktur Kulit Tanpa Memicu Respons Peradangan
“Kita buka sama-sama, yang videoin ternyata isinya botol aqua dua,” tambahnya.
Kendati menjadi korban penipuan, Dede mengaku tak ingin melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
“Di ikhlasin saja, tidak lanjut lapor,” pungkasnya.










