HARIANBANTEN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten terus digenjot dan telah menjangkau jutaan penerima manfaat. Namun, di balik masifnya penyaluran program nasional tersebut, persoalan serius muncul pada aspek higiene dan sanitasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hingga kini belum sepenuhnya memenuhi standar kesehatan.
Asisten Daerah (Asda) I Provinsi Banten, Komarudin, mengungkapkan bahwa hingga akhir Desember 2025 terdapat 741 SPPG yang telah beroperasi di seluruh wilayah Banten dengan jumlah penerima manfaat sekitar 2,4 juta jiwa dari target lebih dari 3 juta orang. Meski capaian kuantitatif dinilai cukup signifikan, kualitas pengelolaan makanan justru menjadi titik lemah.
“Kondisi SPPG kita saat ini masih darurat Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Dari ratusan SPPG yang beroperasi, baru sekitar 10 persen yang telah mengantongi sertifikat,” tegas Komarudin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai rendahnya kepemilikan SLHS berpotensi berdampak pada keamanan dan mutu makanan yang dikonsumsi penerima manfaat. Ketatnya standar, mulai dari kelayakan bangunan, kebersihan dapur, pengelolaan limbah, hingga kompetensi petugas, menjadi tantangan utama di lapangan.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemprov Banten akan mendorong seluruh SPPG segera mengurus SLHS melalui pemerintah kabupaten dan kota, disertai penerbitan surat edaran serta pengawasan langsung.
“Pendekatannya pembinaan. Namun jika sudah diberi teguran dan tidak ada perbaikan, tindakan tegas bisa dilakukan. Eksekusinya berada di Badan Gizi Nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, menyampaikan bahwa realisasi MBG saat ini baru mencapai sekitar 60 persen, dengan penerima manfaat sebanyak 2.122.000 orang dari target 3.502.000 orang.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
“Kami optimistis penyaluran MBG di Banten dapat menjangkau seluruh sasaran pada tahun ini,” pungkasnya. (*)








