HARIANBANTEN.COM– Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapatkan nomor urutan ke-2.
Hal itu diputuskan dalam Sidang Pleno Terbuka Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden yang dilaksanakan di Komisi Pemilihan Umum, Selasa (14/11/2023).
Masing-masing pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden peserta Pemilu 2024 dipanggil oleh Ketua KPU Hasyim Asy’ari untuk mengambil undian penetapan nomor urut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan demikian nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk pemilu tahun 2024 adalah, nomor urut satu untuk paslon Bapak Haji Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar.”
“Nomor urut dua untuk pasangan calon Bapak Haji Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka”.
Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Subianto Dorong Kerjasama Indonesia Tiongkok di Berbagai Bidang, SDM hingga Ekonomi Hijau
“Nomor urut tiga pasangan calon Bapak Ganjar Pranowo dan Bapak Haji Mahfud MD.” ujar Ketua KPU Hasyim Asy’ari.
Baca Juga:
Demokrat Tangsel Warning Wacana Pecah Dapil Pamulang: Politik Bisa Makin Mahal
PPPK Paruh Waktu Lebak Mengeluh, Ada yang Hanya Terima Rp500 Ribu
Ketika diumumkan nomor urut tersebut, Prabowo dan Gibran pun memberikan simbol ‘peace’ yang dapat dimaknai sebagai simbol kedamaian.
Mereka juga menampilkan gestur tangan dengan simbol hati sebagai makna kasih sayang.
Baca artikel lainnya di sini : Kebijakan Politik Dalam dan Luar Negeri, Prabowo Subianto: Seribu Teman Terlalu Sedikit, Satu Musuh Terlalu Banyak
Kemudian, agenda dilanjutkan dengan penandatangan berita acara hasil pengundian penetapan nomor urut Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.
Baca Juga:
Penghuni Apartemen Green Lake Ciputat Ditemukan Tak Bernyawa, Terungkap Usai Bau Menyengat Menyebar
Golkar Dorong Pemekaran Wilayah Ketimbang Pecah Dapil Pamulang
Prabowo-Gibran hadir ke KPU didampingi oleh Ketum PSI Kaesang Pangarep, Waketum PAN Yandri Susanto, Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia dan Erwin Aksa.
Adapun Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor,
Kemudian Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah, Ketua Umum Partai Prima Agus Jabo.***








