Demi Jakarta Megah, Parung Panjang Jadi Tumbal! Dedi Mulyadi Bongkar Derita Warga

- Pewarta

Kamis, 19 Juni 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, ia melontarkan kritik tajam terhadap dampak pembangunan Jakarta dan Tangerang yang disebutnya telah “mengorbankan” warga Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Pernyataan tegas ini disampaikan Dedi dalam Rapat Gubernur Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/6/2025). Dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni, Dedi tak ragu menumpahkan keluhan warga di wilayah hulu Jawa Barat.

“Infrastrukturnya hancur total, masyarakatnya kena ISPA,” ujar Dedi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi menyoroti fakta bahwa selama ini, Kecamatan Parung Panjang menjadi salah satu sumber utama material konstruksi untuk megaproyek di Jakarta dan Tangerang. Truk-truk besar melintasi jalanan desa setiap hari, mengangkut pasir, batu, dan material lainnya.

Namun ironisnya, kata Dedi, keuntungan besar dinikmati Jakarta dan Tangerang, sementara warga Parung Panjang hanya kebagian debu dan kerusakan.

“Tidak mungkin Jawa Barat Rp1,2 triliun untuk recovery satu kecamatan, karena sangat luas,” katanya.

“Masa orang-orang kaya baru hasil proyek di Jakarta, tapi kami yang di Jabar yang harus nanggung dampaknya sendirian?” sindir Dedi tajam.

Tak hanya soal infrastruktur, Dedi juga memperingatkan potensi gangguan pasokan air bersih ke Jakarta dan Banten akibat krisis lingkungan yang terjadi di wilayah hulu.

Dedi Mulyadi pun mengajak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Banten untuk turun tangan. Ia menegaskan, pembangunan yang berkelanjutan harus disertai dengan tanggung jawab lintas wilayah.

 

 

Berita Terkait

Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya
Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban
Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan Tertinggi di 3G Awards 2026
Hunian premium Botanic Villa di NavaPark, BSD City, Sukses Terjual Habis Hanya Dalam Waktu Kurang Dari Lima Bulan Sejak Diluncurkan pada Oktober 2025.
Sekda Tangsel Habis Masa Jabatan 19 April 2026, Diperpanjang atau Diganti?
Rano Alfath Desak Polisi Tangkap Pengasuh Pondok Pesantren di Pati yang Cabuli Puluhan Santriwati
Tak Mau Terulang, Bekasi Siapkan Sensor Canggih di Perlintasan Liar KRL

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:50 WIB

Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:03 WIB

Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:34 WIB

Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:11 WIB

Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan Tertinggi di 3G Awards 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:58 WIB

Hunian premium Botanic Villa di NavaPark, BSD City, Sukses Terjual Habis Hanya Dalam Waktu Kurang Dari Lima Bulan Sejak Diluncurkan pada Oktober 2025.

Berita Terbaru

Info Banten

Polisi Selidiki Dugaan ‘Child Grooming’ di SMK Letris Pamulang

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:58 WIB