HARIANBANTEN.COM – Seorang pria dilaporkan ke Polisi setelah nekat menggadai sepeda motor yang disewanya dari rental Snalfiann Rentbike di wilayah Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.
Pria tersebut diketahui bernama Reygen. Uang hasil gadai tersebut dihabiskan untuk judi online (judol) hingga memenuhi gaya hidup.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karyawan Snalfiann Rentbike, Angga mengatakan, terduga pelaku menyewa sepeda motor jenis ZX-25RR di tempatnya beberapa waktu lalu.
Namun pada Minggu (10/5) ada seseorang yang menghubunginya karena unit tersebut digadai kepadanya sebesar Rp50 juta.
Baca Juga:
Nyaris Rp1 Miliar Melayang! Pemuda Ciputat Gadai 4 BPKB Mobil Showroom Demi Judol.
2 Pencuri Mobil Box di Tangerang Ditangkap, Sempat Tabrak Polisi Saat Kabur
“Intinya pada tanggal 10 Mei ada pihak dari penerima gadai itu menghubungi kita,” kata Angga ketika dihubungi Harianbanten, Sabtu, 13 Juni 2026.
Mendapatkan informasi itu, pihak rental bersama penerima gadai langsung menghubungi terduga pelaku untuk bertemu dan meminta penjelasan.
Baca Juga:
Hisense Gelar Instalasi Interaktif Bertema RGB, Dukung Euforia FIFA World Cup 2026™ di New York
Pemkot Tangerang Gratiskan Biaya Sekolah Bagi Siswa yang Tidak Lolos SD Negeri
Dalam pertemuan itu terduga pelaku mengakui perbuatannya namun mengatakan sudah tidak memiliki uang untuk menebus gadai tersebut.
“Malam itu si Rey datang, yaudah kita musyawarah. Jadi enggak ketemu jalan (keluarnya) karena uangnya udah habis dan dia udah enggak bisa bayar buat nebus motornya juga,” ungkapnya.
Setelah kasus itu viral di media sosial, ternyata banyak pihak rental lain maupun teman-temannya yang mengaku korban dari terduga pelaku.
Baca Juga:
Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp12,68 Miliar
Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED
Sejauh ini korban tercatat ada belasan dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
“Total Itu sudah akumulasi sekitar Rp500 jutaan,” kata Angga.
Berdasarkan pengakuannya, uang hasil gadai tersebut digunakan untuk judol hingga memenuhi gaya hidup.
“Buat gaya hidup dia, lifestyle dia lah intinya, sama buat judol. Yang paling banyak sih tuh buat judol,” tuturnya.
Karena tak menemui titik terang akhirnya pihak rental memutuskan untuk meminta orang tua terduga pelaku untuk datang. Namun pihak keluarga justu melepas bertanggung jawab terhadap kejadian tersebut.
Para korban akhirnya memutuskan untuk membawa terduga pelaku ke Polisi untuk diproses hukum.
“Keluarganya enggak mau tanggung jawab gitu. Akhirnya si pelaku nih kita tangkap dan kita amankan di Polsek Pagedangan. Sampai saat ini sih sudah diserahkan dan sudah buat laporan juga,” pungkasnya.












