Golok Diacungkan Saat Tolak Plt PPP Banten, Konflik Internal Kian Memanas

- Pewarta

Senin, 2 Februari 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Golok Diacungkan Saat Tolak Plt PPP Banten, Konflik Internal Kian Memanas

Golok Diacungkan Saat Tolak Plt PPP Banten, Konflik Internal Kian Memanas

HARIANBANTEN – Gejolak internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten semakin memanas setelah beredarnya video yang memperlihatkan aksi pengacungan senjata tajam berupa golok dalam penolakan terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Aksi tersebut terjadi pasca pencopotan Subadri Ushuludin dan Achmad Fauzi alias Rully dari jabatan Ketua dan Sekretaris DPW PPP Banten. Sebagai tindak lanjut, DPP PPP menunjuk Baihaki Sulaiman dan Ida Hamidah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua dan Sekretaris DPW PPP Banten periode 2021–2026 guna memulihkan roda organisasi dan menyiapkan Musyawarah Wilayah (Muswil).

Namun, alih-alih meredakan konflik, penolakan yang ditunjukkan kubu Subadri justru memicu kegaduhan. Dalam video yang beredar luas, tampak sejumlah orang berdiri di belakang Subadri sambil mengacungkan golok. Aksi tersebut dinilai mencerminkan sikap intimidatif dan mencoreng citra partai berlambang Ka’bah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang kader PPP Banten, Ahmad Yani, menegaskan bahwa perbedaan pandangan di internal partai seharusnya disalurkan melalui mekanisme organisasi, bukan dengan tindakan yang berpotensi menimbulkan ketakutan.

“Ini bukan sekadar penolakan, tapi sudah mengarah pada tindakan yang merusak marwah partai. PPP ini partai politik, bukan arena adu nyali,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).

Ia juga menyoroti rapat penolakan Plt yang digelar berdasarkan surat bernomor 295/INT/DPW-PPP/I/2026 tertanggal 30 Januari 2026. Menurutnya, rapat tersebut tidak dihadiri pengurus harian DPW sesuai undangan, sementara masa berlaku SK kepengurusan DPW PPP Banten disebut telah berakhir.

Ahmad Yani menilai sikap Subadri yang tetap ‘keukeuh’ mempertahankan jabatan lebih sarat kepentingan pribadi dibandingkan upaya menyelamatkan partai yang tengah terpuruk pasca Pemilu 2024.

“Penunjukan Plt bersifat sementara. Jika merasa punya legitimasi, jalurnya jelas, yaitu Muswil, bukan dengan tekanan atau aksi provokatif,” tegasnya.

Berita Terkait

Penjual Obat Keras Berkedok Toko Sembako Digerebek Polisi, 2 Orang Ditangkap
Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industri Vape Ganja Beromzet Rp10 Miliar per Bulan
Pemkab Lebak Gelontorkan Rp 75 M untuk Pembangunan 53 Ruas Jalan
Per Juni 2026 Penderita DBD di Tangsel Capai 229 Orang
WNA Asal Rusia Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Hendak Selundupkan 3 Kilogram Hashish
Pemkot Tangsel Targetkan 45 Ribu Pekerja Rentan Tercover BPJS TK
Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Hore! Ribuan Pekerja Informal di Tangsel Berpeluang Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:32 WIB

Penjual Obat Keras Berkedok Toko Sembako Digerebek Polisi, 2 Orang Ditangkap

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:49 WIB

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industri Vape Ganja Beromzet Rp10 Miliar per Bulan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:34 WIB

Pemkab Lebak Gelontorkan Rp 75 M untuk Pembangunan 53 Ruas Jalan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:26 WIB

Per Juni 2026 Penderita DBD di Tangsel Capai 229 Orang

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:21 WIB

WNA Asal Rusia Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Hendak Selundupkan 3 Kilogram Hashish

Berita Terbaru

Info Banten

Pemkab Lebak Gelontorkan Rp 75 M untuk Pembangunan 53 Ruas Jalan

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:34 WIB