Jelang Puncak Haji, Jemaah Furoda Terancam Gagal Berangkat: Sudah Bayar Ratusan Juta, Visa Tak Kunjung Keluar!

- Pewarta

Selasa, 27 Mei 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten  – Menjelang masuknya bulan Dzulhijjah dan puncak ibadah haji, ratusan calon jemaah haji Furoda asal Indonesia masih menghadapi ketidakpastian besar terkait keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Kementerian Agama (Kemenag) mengungkapkan bahwa kemungkinan visa yang keluar hanyalah visa mujamalah, sementara visa Furoda yang selama ini diandalkan belum jelas kapan diterbitkan.

“Kepastiannya minggu-minggu ini (Visa Furoda keluar),” ujar pejabat Kemenag saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, “Visa mujamalah adalah visa haji resmi yang diproses dan dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi. Berbeda dengan visa Furoda yang dikeluarkan langsung oleh Pemerintah Arab Saudi melalui undangan khusus tanpa melalui kuota resmi Indonesia.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Visa Furoda memang menjadi alternatif bagi calon jemaah yang belum mendapat kuota resmi haji Indonesia. Namun, proses pengurusan visa ini kerap menimbulkan ketidakpastian karena tidak sepenuhnya berada di bawah kendali pemerintah Indonesia. Hal ini menyebabkan risiko tertundanya keberangkatan, terutama saat musim haji semakin dekat.

Potensi Kerugian dan Keruwetan Baru

Kondisi ini berpotensi menimbulkan keruwetan baru. Para jemaah yang sudah mengeluarkan biaya besar, bahkan mencapai ratusan juta rupiah, menghadapi risiko gagal berangkat. Hal ini tentunya menimbulkan kekecewaan dan tekanan psikologis yang tidak sedikit.

Ihsan, calon jemaah haji Furoda asal BSD, menceritakan pengalamannya. Ia telah membayar lebih dari Rp200 juta dan awalnya dijadwalkan berangkat pada 25 Mei mendatang, namun hingga saat ini visanya belum keluar.

“Saya sudah bayar mahal-mahal, tapi sampai sekarang visa saya belum ada kejelasan. Rasanya sangat tidak tenang karena waktu semakin dekat, tapi kepastian malah menghilang,” ujarnya dengan nada kecewa.

Di sisi lain, pemerintah harus bekerja ekstra untuk menangani keluhan jemaah sekaligus mencari solusi dalam waktu yang sangat terbatas. Pihak biro perjalanan juga berisiko mengalami kerugian reputasi akibat ketidakpastian ini.

Ketidakpastian ini juga berpotensi memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme haji non-kuota seperti visa Furoda, yang selama ini dijadikan alternatif oleh calon jemaah yang belum mendapat kuota resmi.

Sementara itu, visa mujamalah, meski merupakan jalur resmi, juga menghadapi tantangan terkait waktu proses dan kuota yang terbatas. Para jemaah haji Furoda masih harus menunggu kepastian dalam beberapa minggu ke depan, di tengah harap dan cemas menjelang puncak ibadah haji.

Berita Terkait

Dinkes Tangsel Ingatkan Masyarakat Waspada Hantavirus, Hindari Kontak Dengan Tikus
Dua Tahun Beraksi, Sindikat Pencuri Tas di Kargo Bandara Soetta Dibekuk Polisi
Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya
Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban
Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan Tertinggi di 3G Awards 2026
Hunian premium Botanic Villa di NavaPark, BSD City, Sukses Terjual Habis Hanya Dalam Waktu Kurang Dari Lima Bulan Sejak Diluncurkan pada Oktober 2025.
Sekda Tangsel Habis Masa Jabatan 19 April 2026, Diperpanjang atau Diganti?

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:01 WIB

Dinkes Tangsel Ingatkan Masyarakat Waspada Hantavirus, Hindari Kontak Dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:35 WIB

Dua Tahun Beraksi, Sindikat Pencuri Tas di Kargo Bandara Soetta Dibekuk Polisi

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:50 WIB

Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:03 WIB

Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:34 WIB

Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban

Berita Terbaru

Pers Rilis

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:27 WIB

Info Banten

Diamuk Massa,Pria di Ciputat Diduga Cabuli Bocah 12 Tahun

Selasa, 2 Jun 2026 - 18:37 WIB