Keji! Guru SD Di Serpong Lecehkan Puluhan Murid

- Pewarta

Senin, 19 Januari 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keji! Guru SD Di Serpong Lecehkan Puluhan Murid

Keji! Guru SD Di Serpong Lecehkan Puluhan Murid

HARIANBANTEN – Seorang guru sekolah dasar negeri di Kota Tangerang Selatan berinisial YP resmi dirumahkan menyusul mencuatnya dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah murid. Langkah tersebut diambil pihak sekolah sebagai bentuk respons awal atas laporan dan kekhawatiran orang tua murid yang belakangan ramai dibicarakan.

Kepala UPTD SDN Rawabuntu 1, Tarmiati, membenarkan bahwa pihak sekolah telah mengeluarkan surat pernyataan resmi terkait status YP. Surat tertanggal 15 Januari 2026 itu menegaskan bahwa guru bersangkutan dihentikan sementara dari seluruh aktivitas mengajar hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Sekolah menyatakan merumahkan yang bersangkutan dan selanjutnya penanganan kasus dialihkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan melalui Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan,” ujar Tarmiati saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah murid yang diduga menjadi korban dalam kasus ini diperkirakan lebih dari 20 orang. Para korban berasal dari beberapa tingkat kelas, termasuk murid yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Dugaan ini menimbulkan kekhawatiran luas, mengingat sebagian anak diduga belum berani menyampaikan pengalaman yang dialaminya.

Sejumlah pihak meyakini jumlah korban bisa bertambah. Rasa takut, tekanan psikologis, serta trauma disebut menjadi faktor utama yang membuat sebagian murid memilih diam. Kondisi tersebut turut menambah kecemasan para orang tua.

Salah satu orang tua korban, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengaku memilih bungkam demi menjaga kondisi mental anaknya. “Tolong jangan sebutkan nama saya dan anak saya. Saya takut anak saya semakin malu dan tertekan. Yang terpenting sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ucapnya dengan suara bergetar.

Hingga berita ini dipublikasikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait langkah lanjutan penanganan kasus, termasuk pendampingan terhadap korban serta proses pemeriksaan terhadap terduga pelaku.

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Khas Sekolah Negeri Mulai Tahun Ajaran 2026
Diamuk Massa,Pria di Ciputat Diduga Cabuli Bocah 12 Tahun
Pemkot Tangsel Anggarkan Rp51 Miliar Untuk Gaji Ke-13 ASN, Cair Bulan Ini
Terduga Pelaku Pencabulan di Ciputat Babak Belur Diamuk Massa
Datangi Klinik Gigi di Tangerang, Seorang Pria Tiba-tiba Tusuk Perawat
PPI Tangsel Sukses Gelar Lomba Pengibaran Bendera MPR RI, SMAN 2 Tangsel Wakili Banten ke Nasional
Polisi Kembalikan Mobil Korban Begal di Cisauk, 2 Pelaku Masih Pengejaran
Jari Warga Serpong Utara Bengkak Karena Cincin Tak Bisa Dilepas, Damkar Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:21 WIB

Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Khas Sekolah Negeri Mulai Tahun Ajaran 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Diamuk Massa,Pria di Ciputat Diduga Cabuli Bocah 12 Tahun

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:39 WIB

Pemkot Tangsel Anggarkan Rp51 Miliar Untuk Gaji Ke-13 ASN, Cair Bulan Ini

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:18 WIB

Terduga Pelaku Pencabulan di Ciputat Babak Belur Diamuk Massa

Senin, 1 Juni 2026 - 16:28 WIB

Datangi Klinik Gigi di Tangerang, Seorang Pria Tiba-tiba Tusuk Perawat

Berita Terbaru

Info Banten

Diamuk Massa,Pria di Ciputat Diduga Cabuli Bocah 12 Tahun

Selasa, 2 Jun 2026 - 18:37 WIB

Pers Rilis

ANUA MEMILIH KENDALL JENNER SEBAGAI DUTA MEREK GLOBAL PERTAMA

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:49 WIB