HARIANBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon akhirnya buka suara terkait isu yang menyebut Wali Kota Cilegon Robinsar jarang berkantor. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP), pemkot menegaskan aktivitas pemerintahan tetap berjalan normal dan kepala daerah tetap menjalankan tugasnya secara penuh.
Kepala Diskominfo SP Kota Cilegon Agus Zulkarnain menilai anggapan wali kota jarang ngantor tidak tepat. Ia menjelaskan, aktivitas kerja kepala daerah tidak selalu terpusat di Gedung Kantor Wali Kota di Jalan Jenderal Sudirman, tetapi juga berlangsung di rumah dinas yang secara administratif merupakan bagian dari fasilitas resmi pemerintahan.
“Tidak benar jika disebut wali kota jarang ngantor. Pak Wali tetap bekerja dan menjalankan tugas pemerintahan. Rumah dinas juga merupakan bagian dari kantor beliau secara administratif,” ujar Agus Zulkarnain kepada wartawan, Selasa (10/2/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir Robinsar memang lebih sering menjalankan agenda kedinasan dari rumah dinas. Namun, wali kota tetap hadir di kantor pemerintahan ketika terdapat rapat resmi, agenda strategis, maupun kegiatan pemerintahan yang membutuhkan kehadiran langsung.
Agus menegaskan, fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan publik tetap optimal, bukan pada lokasi fisik tempat kepala daerah bekerja.
“Yang terpenting pak wali kota tetap bekerja, mengambil keputusan, menjalankan pemerintahan, dan melayani masyarakat Kota Cilegon,” tegasnya.
Pemkot Cilegon memastikan seluruh fungsi pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya, dan aktivitas wali kota tetap dilaksanakan dalam kapasitas resmi, baik dari kantor pemerintahan maupun rumah dinas.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang








