Pandeglang Nomor 1 Kemiskinan di Banten, Minim Lapangan Kerja Jadi Sorotan

- Pewarta

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang Nomor 1 Kemiskinan di Banten, Minim Lapangan Kerja Jadi Sorotan

Pandeglang Nomor 1 Kemiskinan di Banten, Minim Lapangan Kerja Jadi Sorotan

HARIANBANTEN – Kabupaten Pandeglang kembali menempati posisi teratas sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Banten. Data tahun 2025 mencatat sebanyak 105.350 jiwa atau 8,51 persen dari total penduduk hidup dalam kondisi miskin—angka tertinggi secara persentase dibanding seluruh kabupaten dan kota di Banten.

Data tersebut dihimpun Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang berdasarkan perhitungan resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Temuan ini menegaskan bahwa persoalan kemiskinan di Pandeglang masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan.

Fungsional Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Pandeglang, Iik Ihromi, mengungkapkan angka kemiskinan bahkan menunjukkan tren peningkatan berdasarkan pendataan terbaru.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jumlah warga miskin mencapai 105.350 jiwa atau 8,51 persen. Pandeglang paling tinggi dibanding daerah lain se-Banten,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Ia menegaskan, tingginya angka kemiskinan tidak lepas dari terbatasnya lapangan pekerjaan yang berdampak langsung pada tingginya pengangguran dan rendahnya daya beli masyarakat. Kondisi ini membuat sebagian warga sulit keluar dari lingkaran kemiskinan.

Sebaran warga miskin terbanyak sementara tercatat di Kecamatan Mandalawangi dan Cikeusik. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada kondisi ekonomi rumah tangga, tetapi juga menyentuh pemenuhan hak dasar masyarakat, terutama akses pendidikan bagi anak.

Sebagai perbandingan, persentase kemiskinan daerah lain di Banten berada di bawah Pandeglang, seperti Kabupaten Lebak 8,03 persen, Kabupaten Tangerang 6,42 persen, Kota Serang 5,65 persen, Kota Tangerang 5,43 persen, Kabupaten Serang 4,48 persen, Kota Cilegon 3,75 persen, hingga Kota Tangerang Selatan yang terendah dengan 2,39 persen.

Meski beberapa daerah memiliki jumlah warga miskin lebih besar secara total, secara persentase Pandeglang tetap tertinggi. Kondisi ini menjadi sinyal kuat perlunya percepatan kebijakan strategis, terutama pembukaan lapangan kerja dan penguatan program pengentasan kemiskinan, agar kesenjangan sosial tidak semakin melebar.

Berita Terkait

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD
340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi
ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno

Berita Terbaru