Harian Banten-Pengelola kawasan kuliner Cordoba BSD City menuai kritik tajam setelah dinilai abai terhadap pedagang yang menjadi korban pohon tumbang pada Selasa (7/10). Hingga Jumat (10/10), pohon yang ambruk tersebut belum juga dibereskan, sehingga pedagang yang terdampak tidak bisa berjualan.
Padahal, pedagang rutin membayar iuran pemeliharaan lingkungan (IPL) sekitar Rp1 juta per bulan. Namun, pengelola disebut hanya melihat tanpa memberikan bantuan atau langkah nyata.
“Harusnya Saudara Herman bertanggung jawab atas musibah tersebut. Jangan diam saja, cuma liatin doang. Jangan mau ambil IPL dari pedagang, tapi gak mau bantu saat kena musibah,” ujar Mulyono, salah seorang pengunjung kawasan kuliner Nusaloka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kritik serupa datang dari Lumdrin, pengunjung yang kerap nongkrong di kawasan Cordoba. Ia menyayangkan sikap pengelola yang dinilai lamban.“Harusnya pengelola kawasan bisa lebih sigap. Kan kasihan orang gak bisa usaha beberapa hari ini,” katanya.
Sementara itu, Uten Sutendy, warga Nusaloka, menilai kejadian ini semakin mempertegas buruknya tata kelola di Cordoba. Ia menyebut sejak beberapa bulan terakhir, pengelolaan Cordoba sudah menjadi sorotan para tokoh masyarakat dan pemilik kios, terutama terkait transparansi keuangan.
“Kalau sudah dikritik berkali-kali gak bergeming, dan pas kejadian musibah tidak sigap, berarti ada yang tidak beres. Sebaiknya segera diganti saja seluruh pengurusnya. Ganti dengan yang lebih muda dan kreatif, kecuali mau terbuka dan berani memperbaiki kinerja,” tegas Uten.

Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
Uten juga menyoroti sikap Lurah Mekar Jaya, Rahmat Kurnia SH, yang terkesan masa bodoh terhadap permasalahan di Cordoba. Menurutnya, lurah seharusnya lebih proaktif karena kawasan kuliner Cordoba merupakan aset milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
“Ya lurah harusnya lebih proaktif, jangan jadi penonton dalam hal pembenahan wilayah tersebut,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Cordoba BSD belum memberikan keterangan resmi. Selain menimpa gerobak pedagang, pohon tumbang juga mengakibatkan salah satu kendaraan milik tamu dari salah satu kantor Notaris pun menajdi korban tertimpa pohon tumbang. Warga mendesak adanya evaluasi serius terhadap manajemen kawasan, termasuk peran lurah sebagai pihak pemerintah yang memiliki wilayah tersebut.








