Penjelasan BMKG Soal Angin Kencang yang Hancurkan 33 Atap Rumah di Ciputat

- Pewarta

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan fenomena angin kencang yang melanda wilayah Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa (26/5) sore.

 

Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto mengatakan, fenomena itu disebabkan adanya belokan angin di wilayah Tangerang Raya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Berdasarkan data angin lapisan 3000 feet untuk kondisi cuaca hari ini dipengaruhi karena adanya daerah belokan angin untuk wilayah Provinsi Banten bagian Utara atau Tangerang Raya,” kata Hartanto, Rabu, 27 Mei 2026.

 

Selain itu fenomena tersebut juga didukung oleh kelembapan udara yang cukup basah.

 

“Sehingga pertumbuhan awan konvektif yang memicu adanya hujan sedang-lebat disertai kilat dan angin kencang di wilayah Tangerang,” ungkapnya.

 

Sementara untuk cuaca selama dua hari kedepan, BMKG memprakirakan sebagian wilayah akan cerah hingga berawan dengan potensi hujan ringan.

 

“Sedangkan untuk dua hari kedepan cuaca di sebagian besar wilayah Banten cerah berawan-berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian kecil wilayah Banten,” pungkasnya.

 

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 33 rumah yang berada di RW 12, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, rusak akibat diterjang angin kencang pada Selasa (26/5) sore.

 

Penata Layanan Operasional Danton BPBD Tangsel, Dian Wiryawan mengatakan, dari jumlah itu sebanyak 32 rumah tercatat rusak ringan, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan kategori sedang.

 

Meski menimbulkan kerusakan material, BPBD memastikan tidak ada korban maupun warga yang harus mengungsi.

 

“Kerusakan atap rumah warga 32 rusak ringan dan satu rumah rusak sedang. Mengungsi nihil,” kata Dian.

Berita Terkait

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir
Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun
DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas
10 ASN Tangsel Diduga Terjerat Judol, Pemkot Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan
55 PNS Ucap Sumpah Jabatan, Walikota Tangsel Wanti-Wanti Soal Judol
Mundur Dari Kepala Dispora Tangsel, Mukroni Kini Jadi staf di BKPSDM
Korban Dugaan Pelecehan di ICM Lebih Dari Satu

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:59 WIB

DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:59 WIB

10 ASN Tangsel Diduga Terjerat Judol, Pemkot Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan

Berita Terbaru

Info Banten

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Kamis, 8 Okt 2026 - 22:40 WIB