Harian Banten– Sebuah video memperlihatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) dan seorang guru SD Negeri 2 Ciodeng, Pandeglang, asyik berkaraoke saat jam belajar. Aksi keduanya yang terekam kamera langsung viral dan menuai kecaman warganet.
Video tersebut pertama kali beredar di Instagram pada Minggu (28/9/2025), dan disebut direkam pada Rabu (24/9/2025). Dalam rekaman, terlihat sang kepala sekolah bernyanyi bersama seorang guru perempuan. Keduanya tampak berpegangan tangan, bernyanyi mesra, bahkan berpelukan, meski saat itu seharusnya jam pelajaran berlangsung.
Ironisnya, perangkat karaoke yang digunakan diduga merupakan smart TV bantuan pemerintah pusat dalam program digitalisasi pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Disdikpora Angkat Bicara
Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Pandeglang, Nono Suparno, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Iya benar, tetapi sudah ditangani oleh bidang terkait di internal,” ujarnya, Minggu (28/9/2025).
Meski begitu, Nono mengaku belum tahu perkembangan lebih lanjut.
“Saya belum tahu progresnya seperti apa. Coba tanya ke bidang BPK,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (BPK) maupun oknum guru yang terlibat belum memberikan keterangan.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
Dikritik Rieke Diah Pitaloka
Kasus ini mendapat perhatian publik, termasuk dari selebritas sekaligus anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka. Ia menyesalkan fasilitas pendidikan justru dipakai untuk hal yang tidak pantas.
Melalui akun Instagram pribadinya, @riekediahp, Rieke mengunggah ulang video tersebut.
“Baru-baru ini sebuah video viral beredar mengenai oknum guru yang memanfaatkan smart TV pemberian Presiden Prabowo. Bukan dijadikan untuk sarana belajar mengajar, smart TV tersebut justru digunakan oknum guru untuk berkaraoke,” tulisnya, dikutip Beritasatu.com.
Unggahan Rieke ini menambah sorotan publik terhadap Disdikpora Pandeglang sekaligus memunculkan desakan agar ada tindakan tegas terhadap para oknum yang terlibat.








