Wagub Banten: Anak Harus Senang Dulu, Baru Cinta Al-Qur’an

- Pewarta

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Banten: Anak Harus Senang Dulu, Baru Cinta Al-Qur’an

Wagub Banten: Anak Harus Senang Dulu, Baru Cinta Al-Qur’an

HARIANBANTEN — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini tidak boleh dilakukan dengan pendekatan yang kaku dan menekan. Menurutnya, suasana belajar yang menyenangkan, ceria, dan penuh kasih sayang merupakan fondasi utama agar anak tumbuh mencintai Al-Qur’an sekaligus memiliki karakter yang baik.

 

Dimyati menilai, pada usia emas perkembangan anak, pendekatan emosional jauh lebih efektif dibanding metode yang hanya menekankan aspek teknis. Jika sejak awal anak merasa nyaman dan bahagia saat belajar Al-Qur’an, maka nilai-nilai keislaman akan tertanam secara alami dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Anak harus senang dulu ketika belajar Al-Qur’an. Jangan sampai mereka merasa tertekan. Kalau suasananya gembira, anak akan datang belajar dengan kemauan sendiri dan rasa cinta,” ujar Dimyati.

 

Ia menekankan bahwa pendidikan Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk akhlak generasi muda. Karena itu, proses belajar tidak boleh sekadar mengejar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga harus mampu menanamkan nilai kesabaran, kedisiplinan, dan budi pekerti luhur.

 

“Yang kita bangun bukan hanya kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga karakter dan akhlaknya. Di situlah pentingnya metode belajar yang ramah anak,” tegasnya.

 

Dalam konteks tersebut, Dimyati mendorong para guru TPQ, TKQ, dan PAUD Qur’an untuk terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar. Guru dinilai menjadi figur sentral yang menentukan apakah pembelajaran Al-Qur’an menjadi pengalaman yang membahagiakan atau justru menakutkan bagi anak.

 

“Guru adalah kunci. Dengan metode yang tepat dan pendekatan yang hangat, pembelajaran Al-Qur’an bisa menjadi momen yang dirindukan anak-anak,” katanya.

 

Pemerintah Provinsi Provinsi Banten berkomitmen memperkuat pendidikan keagamaan sejak dini sebagai investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia. Melalui pembelajaran Al-Qur’an yang menyenangkan, pemerintah berharap lahir generasi Banten yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Berita Terkait

Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa
Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional
Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga
KPU Tangsel Evaluasi Partisipasi Pilkada, Ungkap Alasan Warga Tak Datang ke TPS
Wanita 21 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangerang, Ada Luka Pada Bagian Leher
Penyekap Lansia di Apartemen Serpong Ditangkap, Pelaku Ngaku Jadi Pegawai KPK
Driver Online Ditemukan Tewas di Dalam Mobil yang Terparkir di Serpong Tangsel
Kementerian PU Akan Tata Wilayah Tangsel, Kemacetan Hingga Banjir Menjadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:17 WIB

KPU Tangsel Evaluasi Partisipasi Pilkada, Ungkap Alasan Warga Tak Datang ke TPS

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Wanita 21 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangerang, Ada Luka Pada Bagian Leher

Berita Terbaru

Info Banten

Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:34 WIB