Harian Banten – Pondok Pesantren Darul Falah Cicatang di Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, telah 15 tahun mendidik 20 santri yatim setingkat SMA. Di tengah fasilitas kobong yang serba terbatas—tanpa pintu kamar mandi dan beralas bambu—para santri tetap tekun mengkaji kitab kuning sambil bertani di lahan pondok.
Saat di temui HarianBanten.com pada Senin (19/5), Ustad Kholil Pimpinan Pondok mengatakan bahwa dua puluh santri yang mondok di pesantrennya tersebut mayoritas anak yatim ataupun berasal dari keluarga yang tak mampu.
“Rata-rata yang Belajar adalah setara siswa sekolah menengah keatas dan santri berasal dari tetangga atau masyarakat sekitar” Ucap Kholil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ustad Kholil menuturkan Pesantrennya ini telah berdiri belasan tahun dan merupakan pesantren keluarga turun temurun dari Ayahnya. Dengan kehangatannya beliau bercerita mengenai santri-santrinya yang tekun.

Namun di balik kehangatan itu, fasilitas kobong amatlah mengerutkan dahi bagi sebagian orang perkotaan. Dengan tempat tidur beralas bambu seadanya, kamar mandi yang tak berpintu, hingga kondisi dapur yang serba tradisional namun kekurangan ini tak melumpuhkan tekad, dan semangat dari Ustad Kholil dalam mendidik anak bangsa. Beliau butuh uluran tangan; setangkai pipa, sekarung semen, atau sehelai daun pintu kamar mandi untuk mengubah perjuangan mereka menjadi perjalanan yang lebih layak dan bermartabat.
“Setiap huruf yang mereka lafalkan adalah jembatan ke akhirat,” ucapnya pelan dengan mengenakan kopiah lusuhnya.
Ustaz Kholil menolak menyerah. Baginya, kemandirian tak ditentukan kelengkapan fasilitas, tetapi keteguhan hati. Setiap sore, santri belajar mencangkul sawah pondok: menebar padi, menjala belut, hingga merawat pohon pisang di lereng bukit belakang pesantren.
Baca Juga:
Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan
Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Khas Sekolah Negeri Mulai Tahun Ajaran 2026
“Kami mendidik hati sebelum mengisi kepala,” tutur Ustaz Kholil.
Bila hati Anda tergerak, selembar seng bekas bisa menjadi atap kamar mandi, sekarung semen menjelma lantai bersih. Hubungi Pondok Pesantren Darul Falah Cicatang, Leuwibatu RT 04/RW 05, Kecamatan Rumpin, Bogor—atau singgahlah sendiri. Hubungi Kontak Ustad Kholil ( +62 857-7718-2077). Rintangan di jalan terjal akan terbayar tuntas oleh senyum malu‑malu para penjaga cahaya di ujung kampung.
“Kalau ada yang tergerak membantu, mudah‑mudahan jadi amal jariyah.” ungkapnya.
Baca Juga:
Pemkot Tangsel Anggarkan Rp51 Miliar Untuk Gaji Ke-13 ASN, Cair Bulan Ini
ANUA MEMILIH KENDALL JENNER SEBAGAI DUTA MEREK GLOBAL PERTAMA







