Menjaga Cahaya di Lereng Rumpin: Kisah Pondok Darul Falah Cicatang

- Pewarta

Senin, 19 Mei 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pondok Pesantren Darul Falah Cicatang Rumpin

Pondok Pesantren Darul Falah Cicatang Rumpin

Harian Banten – Pondok Pesantren Darul Falah Cicatang di Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, telah 15 tahun mendidik 20 santri yatim setingkat SMA. Di tengah fasilitas kobong yang serba terbatas—tanpa pintu kamar mandi dan beralas bambu—para santri tetap tekun mengkaji kitab kuning sambil bertani di lahan pondok.

Saat di temui HarianBanten.com pada Senin (19/5), Ustad Kholil Pimpinan Pondok mengatakan bahwa dua puluh santri yang mondok di pesantrennya tersebut mayoritas anak yatim ataupun berasal dari keluarga yang tak mampu.

“Rata-rata yang Belajar adalah setara siswa sekolah menengah keatas dan santri berasal dari tetangga atau masyarakat sekitar” Ucap Kholil.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ustad Kholil menuturkan Pesantrennya ini telah berdiri belasan tahun dan merupakan pesantren keluarga turun temurun dari Ayahnya. Dengan kehangatannya beliau bercerita mengenai santri-santrinya yang tekun.

Kondisi Pesantren Cicatang Rumpin
Kondisi Pesantren Cicatang Rumpin

Namun di balik kehangatan itu, fasilitas kobong amatlah mengerutkan dahi bagi sebagian orang perkotaan. Dengan tempat tidur beralas bambu seadanya, kamar mandi yang tak berpintu, hingga kondisi dapur yang serba tradisional namun kekurangan ini tak melumpuhkan tekad, dan semangat dari Ustad Kholil dalam mendidik anak bangsa. Beliau butuh uluran tangan; setangkai pipa, sekarung semen, atau sehelai daun pintu kamar mandi untuk mengubah perjuangan mereka menjadi perjalanan yang lebih layak dan bermartabat.

“Setiap huruf yang mereka lafalkan adalah jembatan ke akhirat,” ucapnya pelan dengan mengenakan kopiah lusuhnya.

Ustaz Kholil menolak menyerah. Baginya, kemandirian tak ditentukan kelengkapan fasilitas, tetapi keteguhan hati. Setiap sore, santri belajar mencangkul sawah pondok: menebar padi, menjala belut, hingga merawat pohon pisang di lereng bukit belakang pesantren.

“Kami mendidik hati sebelum mengisi kepala,” tutur Ustaz Kholil.

Bila hati Anda tergerak, selembar seng bekas bisa menjadi atap kamar mandi, sekarung semen menjelma lantai bersih. Hubungi Pondok Pesantren Darul Falah Cicatang, Leuwibatu RT 04/RW 05, Kecamatan Rumpin, Bogor—atau singgahlah sendiri. Hubungi Kontak Ustad Kholil ( +62 857-7718-2077). Rintangan di jalan terjal akan terbayar tuntas oleh senyum malu‑malu para penjaga cahaya di ujung kampung.

“Kalau ada yang tergerak membantu, mudah‑mudahan jadi amal jariyah.” ungkapnya.

 

Berita Terkait

Sinar Mas Land Gandeng Kemenekraf, KEK ETKI Banten Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Kreatif
Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan Bergengsi di IPBA 2026
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:37 WIB

Sinar Mas Land Gandeng Kemenekraf, KEK ETKI Banten Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

Senin, 14 September 2026 - 21:00 WIB

Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan Bergengsi di IPBA 2026

Senin, 14 September 2026 - 10:14 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Kamis, 10 September 2026 - 16:49 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 16:13 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terbaru

Info Banten

Tukin ASN Banten Dipangkas Jadi 13 Bulan, Bagaimana Nasib PPPK?

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:31 WIB