Antisipasi Penyebaran Penyakit, Seluruh Hewan Kurban di Tangsel Akan Diperiksa Kesehatan

- Pewarta

Senin, 11 Mei 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Seluruh hewan kurban di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipastikan akan dilakukan pemeriksan kesehatan. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya hewan yang terserang penyakit.

 

Kepala UPT Puskeswan pada Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Tangsel, Pipit Surya Yuniar mengatakan, proses pemeriksaan akan dilakukan dengan mendatangi lapak penjualan hewan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Untuk pengawasan kesehatan hewan kurban sendiri di lapak-lapak kita sudah mulai ini dari beberapa hari yang lalu kita sudah mulai menyisir,” kata Pipit, Senin, 11 Mei 2026.

 

Pipit menjelaskan, saat ini pihaknya masih fokus melakukan pendataan lapak penjualan hewan kurban yang ada di Kota Tangsel.

 

Pada tahun 2025, lapak hewan kurban di Tangsel tercatat kurang lebih ada 370 lapak dengan total hewan masuk sekira 20.000.

 

“Tapi kalau 2026 ini kita belum tahu. Karena sampai 30 April ini saja, lapak hewan kurban yang masuk masih sekitar 1.300 ekor,” ungkapnya.

 

Berdasarkan pengalamannya, hewan yang masuk ke Kota Tangsel biasanya terdiri dari berbagai wilayah, mulai dari Jawa Timur, Lampung, hingga NTB.

 

“Untuk penyakit LSD kita memang sudah lama tidak ada laporan. Dari dulu memang sudah zero case. Kemudian kalau untuk PMK, kita masih rutin vaksinasi,” tuturnya.

 

“Dari Januari sampai April itu sudah kita sekitar 250-an ekor yang kita vaksinkan itu kita utamakan ternak-ternak yang ada di sini dulu. Jadi kalau untuk ternak yang datang kan biasanya persyaratannya sudah divaksin di daerah asalnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bikin Geger! Kepala Dispora Tangsel Mundur Jelang Porprov Banten, Ada Apa?
Lagi Bawa Penumpang, Driver Ojol Tiba-tiba Jatuh dan Meninggal di Ciputat
APBD Tangerang Raya Tembus Rp20 Triliun, Lebih Dua Kali Lipat APBD Banten
Manajer Kopdes Merah Putih di Banten Belum Jelas, Pemprov Masih Tunggu Plotting Kementerian
Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka
Dugaan Pelecehan di ICM Tangsel: Polisi Periksa 7 Saksi, Perkara Naik Penyidikan
Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta
Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Bikin Geger! Kepala Dispora Tangsel Mundur Jelang Porprov Banten, Ada Apa?

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Lagi Bawa Penumpang, Driver Ojol Tiba-tiba Jatuh dan Meninggal di Ciputat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:32 WIB

APBD Tangerang Raya Tembus Rp20 Triliun, Lebih Dua Kali Lipat APBD Banten

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih di Banten Belum Jelas, Pemprov Masih Tunggu Plotting Kementerian

Rabu, 30 September 2026 - 18:36 WIB

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka

Berita Terbaru