Cuma 10℅ Dapur MBG di Banten Penuhi Standar Higienis

- Pewarta

Senin, 2 Februari 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuma 10℅ Dapur MBG di Banten Penuhi Standar Higienis

Cuma 10℅ Dapur MBG di Banten Penuhi Standar Higienis

HARIANBANTEN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten terus digenjot dan telah menjangkau jutaan penerima manfaat. Namun, di balik masifnya penyaluran program nasional tersebut, persoalan serius muncul pada aspek higiene dan sanitasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hingga kini belum sepenuhnya memenuhi standar kesehatan.

Asisten Daerah (Asda) I Provinsi Banten, Komarudin, mengungkapkan bahwa hingga akhir Desember 2025 terdapat 741 SPPG yang telah beroperasi di seluruh wilayah Banten dengan jumlah penerima manfaat sekitar 2,4 juta jiwa dari target lebih dari 3 juta orang. Meski capaian kuantitatif dinilai cukup signifikan, kualitas pengelolaan makanan justru menjadi titik lemah.

“Kondisi SPPG kita saat ini masih darurat Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Dari ratusan SPPG yang beroperasi, baru sekitar 10 persen yang telah mengantongi sertifikat,” tegas Komarudin.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai rendahnya kepemilikan SLHS berpotensi berdampak pada keamanan dan mutu makanan yang dikonsumsi penerima manfaat. Ketatnya standar, mulai dari kelayakan bangunan, kebersihan dapur, pengelolaan limbah, hingga kompetensi petugas, menjadi tantangan utama di lapangan.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemprov Banten akan mendorong seluruh SPPG segera mengurus SLHS melalui pemerintah kabupaten dan kota, disertai penerbitan surat edaran serta pengawasan langsung.

“Pendekatannya pembinaan. Namun jika sudah diberi teguran dan tidak ada perbaikan, tindakan tegas bisa dilakukan. Eksekusinya berada di Badan Gizi Nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, menyampaikan bahwa realisasi MBG saat ini baru mencapai sekitar 60 persen, dengan penerima manfaat sebanyak 2.122.000 orang dari target 3.502.000 orang.

“Kami optimistis penyaluran MBG di Banten dapat menjangkau seluruh sasaran pada tahun ini,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Demokrat Tangsel Warning Wacana Pecah Dapil Pamulang: Politik Bisa Makin Mahal
Direktur Speak Up Nilai Perjanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bertentangan Dengan Prinsip Meritokrasi ASN
PPPK Paruh Waktu Lebak Mengeluh, Ada yang Hanya Terima Rp500 Ribu
Penghuni Apartemen Green Lake Ciputat Ditemukan Tak Bernyawa, Terungkap Usai Bau Menyengat Menyebar
Golkar Dorong Pemekaran Wilayah Ketimbang Pecah Dapil Pamulang
Soal Wacana Pecah Dapil Pamulang, KPU Tangsel Masih Tunggu PKPU
Antisipasi Penyebaran Penyakit, Seluruh Hewan Kurban di Tangsel Akan Diperiksa Kesehatan
Maling Bobol Yayasan Anak Berkebutuhan Khusus di Tangsel

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:49 WIB

Demokrat Tangsel Warning Wacana Pecah Dapil Pamulang: Politik Bisa Makin Mahal

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:39 WIB

Direktur Speak Up Nilai Perjanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bertentangan Dengan Prinsip Meritokrasi ASN

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:06 WIB

PPPK Paruh Waktu Lebak Mengeluh, Ada yang Hanya Terima Rp500 Ribu

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:05 WIB

Penghuni Apartemen Green Lake Ciputat Ditemukan Tak Bernyawa, Terungkap Usai Bau Menyengat Menyebar

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:51 WIB

Soal Wacana Pecah Dapil Pamulang, KPU Tangsel Masih Tunggu PKPU

Berita Terbaru

Info Banten

PPPK Paruh Waktu Lebak Mengeluh, Ada yang Hanya Terima Rp500 Ribu

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:06 WIB