Mobil Hasil Begal di Cisauk Dijual Rp25 Juta Untuk Judol dan Main Perempuan

- Pewarta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Polisi berhasil menangkap Mahpul Kholik alias Kecot, salah satu dari tiga tersangka begal mobil terhadap seorang perempuan berinisial LA (29) di wilayah Cisauk, Kabupaten Tangerang.

 

Tersangka ditangkap di salah satu hotel di kawasan Padegangan, Tangerang, pada Kamis (21/5). Sementara dua lainnya masih dalam proses pencarian dan sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya menjelaskan, berdasarkan hasil pendalaman diketahui bahwa mobil hasil begal tersebut dijual dengan harga Rp25 juta.

 

“Mobil dijual oleh tersangka K yang saat ini masih DPO dengan harga Rp25 juta, sedangkan ponsel merek Iphone dibuang di daerah Cicayur,” kata Dhady dalam keterangan tertulis, Sabtu, 23 Mei 2026.

 

Uang hasil penjualan mobil selanjutnya dibagi-bagi untuk ketiga tersangka, Kholik mendapatkan jatah paling besar yaitu Rp18 juta.

 

Berdasarkan pengakuannya, tersangka menggunakan uang itu untuk bermain judi online (judol) hingga menyewa perempuan.

 

“Dia main judi slot, pindah-pindah kosan, sama dia main cewe juga,” ungkapnya.

 

Dhady mengungkapkan, peristiwa itu bermula saat LA menemui tersangka di wilayah Serpong sekira pukul 21.00 WIB seorang diri dengan mengendarai mobil.

 

Setelah keduanya bertemu, mereka berdua selanjutnya menuju salah satu apartemen untuk berhubungan badan.

 

Sekira pukul 23.30 WIB, keduanya pergi ke daerah Intermoda Cisauk untuk untuk makan malam.

 

“Selesai makan mereka berdua pergi ke daerah Griya Parahita Cisauk untuk menjemput pria berinisial S,” ungkapnya.

 

Saat tiba di jalan Maloko Kecamatan Cisauk, tersangka tiba-tiba mengambil handphone korban. S yang baru dijemput ternyata sudah membawa senjata tajam jenis celurit. Senjata tersebut digunakan untuk mengancam korban.

 

Tak lama kemudian tersangka menurunkan korban di jalan Pabuaran Kecamatan Cisauk.

 

“Korban LA pergi dengan berjalan kaki dan bertemu dengan saksi Riski. Selanjutnya korban dan saksi ke Polsek Cisauk sekira pukul 02.30 WIB untuk melaporkan kejadian tersebut,” pungkasnya.

 

Saat ini tersangka masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Cisauk, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran.

Berita Terkait

Jasad Bayi Ditemukan Tergeletak di Depan Klinik Pondok Aren
4 Bulan Tak Cair, Guru Honorer Banten Pertanyakan Nasib Insentif Rp500 Ribu
Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi Ribuan Ompreng, Diduga Buat Beli Narkoba
Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah
Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi
Kapolres Tangsel Bantah Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
Ditangkap Bareskrim, Status Kasat Narkoba Polres Tangsel Tunggu Keputusan PMJ
KUA-PPAS Disepakati, APBD Tangsel 2027 Diproyeksikan Rp4,96 Triliun

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:28 WIB

Jasad Bayi Ditemukan Tergeletak di Depan Klinik Pondok Aren

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:46 WIB

4 Bulan Tak Cair, Guru Honorer Banten Pertanyakan Nasib Insentif Rp500 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:26 WIB

Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi Ribuan Ompreng, Diduga Buat Beli Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:45 WIB

Kapolres Tangsel Bantah Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terbaru

Info Banten

Jasad Bayi Ditemukan Tergeletak di Depan Klinik Pondok Aren

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:28 WIB

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB