Usai Lebaran, Pemkot Tangerang Gaspol Normalisasi Drainase! Ini Titik Rawan yang Disasar

- Pewarta

Sabtu, 4 April 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Usai libur Lebaran, Pemerintah Kota Tangerang langsung tancap gas mengoptimalkan normalisasi saluran air di sejumlah wilayah. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi banjir di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih menghantui.

Pemerintah Kota Tangerang mulai kembali mengintensifkan kegiatan normalisasi saluran air di lingkungan permukiman warga sebagai bagian dari upaya pemeliharaan infrastruktur. Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menegaskan bahwa langkah ini penting untuk mencegah potensi genangan hingga banjir yang dapat merugikan masyarakat.

“Normalisasi ini menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi tersumbatnya saluran yang dapat menyebabkan genangan sampai banjir yang bisa merugikan masyarakat,” ujar Taufik, melansir Antara, Jumat (3/4/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, Camat Pinang Syarifuddin Harja Winata menyebutkan bahwa salah satu lokasi yang sedang ditangani adalah saluran air di sepanjang Jalan Haji Djali, Komplek Swadaya, Kunciran Jaya. Pemkot juga telah mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pengerjaan agar selesai sesuai target, sekaligus memperluas penanganan ke wilayah lain yang membutuhkan.

“Tidak hanya di Komplek Swadaya, kami juga mulai menggencarkan perbaikan infrastuktur lingkungan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut di sejumlah wilayah lainnya,” ucap Taufik.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Sachrudin turut meninjau langsung sejumlah titik rawan banjir di sepanjang Kali Angke dan Kali Pesanggrahan, mulai dari kawasan Taman Cipulir Estate hingga Duren Village, Ciledug. Ia menegaskan bahwa persoalan banjir berkaitan erat dengan pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan bersama.

“Mengatasi persoalan sampah sama dengan penanganan banjir, tidak bisa dilakukan secara parsial. Harus dari hulu hingga hilir,” ucap Sachrudin.

“Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah masing-masing, sehingga beban sampah di TPA bisa berkurang dan dampaknya juga terasa pada pengendalian banjir,” tandas dia.

Upaya normalisasi saluran air ini menjadi pengingat bahwa penanganan banjir bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dari persoalan sampah.

Sumber Berita: liputan6.com

Berita Terkait

Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah
Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka
Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Tangsel Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Gintung
Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa
Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional
Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga
KPU Tangsel Evaluasi Partisipasi Pilkada, Ungkap Alasan Warga Tak Datang ke TPS
Wanita 21 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangerang, Ada Luka Pada Bagian Leher

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Tangsel Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Gintung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

Berita Terbaru