Viral! Lurah Arab dari Jambe Ini Banjir Pujian Warga: Turun Sawah, Angkat Jenazah, dan Tegas Tolak Amplop Politik

- Pewarta

Kamis, 12 Juni 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Jambe H. Didi Rudi

Lurah Jambe H. Didi Rudi

Harian Banten– Di tengah merosotnya kepercayaan masyarakat terhadap aparatur desa, muncul sosok pemimpin inspiratif dari wilayah barat Kabupaten Tangerang. Dialah H. Didi Rudi, SH, Lurah Jambe yang kini dijuluki “Lurah Arab” oleh warganya. Bukan karena keturunan asing, tetapi karena penampilan khasnya yang selalu mengenakan sarung, peci putih, dan baju koko, serta sikap religius yang konsisten ia tunjukkan dalam kesehariannya.

Namun yang membuatnya viral di media sosial bukan semata gaya berbusananya. Foto-foto dan video H. Didi saat turun langsung ke sawah membajak lahan bersama para petani telah tersebar luas dan mencuri perhatian publik. Sosoknya menjadi perbincangan karena dianggap langka—seorang lurah yang tidak hanya duduk di balik meja, tetapi turun ke lumpur, memegang cangkul, dan merasakan penderitaan rakyat secara langsung.

“Saya tidak ingin menjadi pemimpin yang hanya hadir saat seremonial atau pas ada panggilan dinas. Pemimpin itu harus hadir setiap hari dalam kehidupan warganya,” ungkap H. Didi saat ditemui di Balai Desa Jambe.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin yang Bekerja Tanpa Kamera

Berbeda dari sebagian pemimpin yang hanya bergerak saat kamera menyala, H. Didi justru dikenal sebagai pribadi yang anti-pencitraan. Banyak aksi sosialnya yang diketahui publik justru karena warga yang membagikan kisahnya, bukan dari unggahan pribadi atau tim medianya.

Sebut saja ketika ia turut serta mengangkat jenazah warga ke ambulans, menyapu jalan yang rusak karena longsor, hingga memantau langsung proyek pembangunan meski hanya mengenakan sendal jepit. Tidak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut secara spontan dan membagikannya dengan caption penuh kekaguman.

“Beliau itu tidak segan membantu warga dari urusan besar sampai yang kecil. Bahkan saat hujan deras dan jalan banjir, Pak Lurah turun bantu dorong motor warga,” ujar Ibu Neneng, warga Kampung Ciater.

Tolak Amplop Politik, Komitmen Bersih dari Praktik Kotor

Yang lebih mengejutkan, H. Didi juga dikenal sebagai lurah yang berani menolak praktik politik uang. Di saat banyak aparat desa terjebak dalam pragmatisme politik—menerima amplop, menjual pengaruh, atau menjanjikan suara kolektif demi imbalan—H. Didi justru tampil berbeda. Ia memilih untuk menjaga netralitas dan integritasnya.

“Uang bisa habis, tapi kepercayaan tidak bisa dibeli. Saya ingin anak cucu saya bangga karena saya tidak pernah menjual harga diri untuk kepentingan sesaat,” tegasnya.

Beberapa tokoh masyarakat bahkan menyebut, H. Didi pernah secara terang-terangan menolak bingkisan tebal dari salah satu caleg saat masa kampanye. Aksinya ini mendapat dukungan luas dari warga, terutama para tokoh agama dan pemuda, yang mulai menjadikan H. Didi sebagai role model kepemimpinan desa yang bersih.

Dekat dengan Ulama, Disayang Anak Muda

Tak hanya hadir dalam kerja fisik dan administrasi, H. Didi juga aktif membangun hubungan kultural dan spiritual dengan warganya. Ia rutin menghadiri pengajian, tahlilan, haul ulama, hingga kegiatan Maulid Nabi dan Isra Mi’raj di pelosok-pelosok kampung.

Kedekatannya dengan tokoh agama membuat ia dijuluki sebagai “Lurah rasa santri.” Meski begitu, ia tidak eksklusif. Ia merangkul semua kalangan, dari pemuda Karang Taruna hingga ibu-ibu PKK, dari ormas Islam hingga komunitas motor. Tidak ada jarak, tidak ada sekat.

“Pak Lurah itu bisa masuk ke semua lapisan. Beliau bisa ngopi bareng kita anak muda, tapi tetap dihormati oleh para ulama,” ujar Ilham, pemuda setempat.

Banjir Dukungan untuk Maju ke Level Politik Lebih Tinggi

Dengan rekam jejaknya yang bersih, kerja nyatanya yang konsisten, dan pengaruhnya yang luas, banyak pihak mulai mendorong H. Didi untuk naik kelas ke level politik yang lebih tinggi. Beberapa tokoh masyarakat berharap ia mencalonkan diri sebagai anggota DPRD atau menduduki jabatan strategis di pemerintahan kabupaten.

Namun H. Didi tetap rendah hati.

“Jabatan itu amanah, bukan tujuan. Kalau memang ada takdir dan dukungan tulus dari rakyat, insyaallah saya siap. Tapi saat ini, saya masih ingin menyelesaikan tugas saya sebagai lurah dengan sepenuh hati,” ujarnya kalem.

Akhir Kata: Harapan Baru dari Desa

Di tengah hiruk-pikuk politik yang penuh kepalsuan dan transaksi, kisah H. Didi Rudi dari Jambe menyala sebagai lilin harapan. Ia membuktikan bahwa masih ada pemimpin yang melayani, bukan dilayani. Ia hadir bukan untuk mengejar kekuasaan, tetapi untuk menunaikan kewajiban sosial dan moralnya kepada masyarakat.

Mungkin, jika Indonesia punya lebih banyak lurah seperti ini, wajah birokrasi kita tidak akan lagi suram.

Berita Terkait

Kapal Kecelakaan Beruntun, PKB Soroti Petugas Pemeriksa Kelaikan Kapal
Konflik Situ Rompong Antara Warga dan Perusahaan, DPR RI Turun Tangan
Prabowo Copot Purbaya dari Kursi Menkeu, Suahasil Nazara Jadi Pengganti
Komisi IV DPRD Tangsel Sidak Pool Taksi di Ciater: Belum Punya PBG Tapi Ada Bangunan Fisik
Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Pohon di Pamulang Tangsel
Kabupaten Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir Bagi Warga
Pabrik Mebel di Pagedangan Kebakaran, 10 Armada Dikerahkan ke Lokasi
Antisipasi Kebabakaran, TPA Cipeucang Diurug Tanah Hingga Rutin Semprot

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:29 WIB

Kapal Kecelakaan Beruntun, PKB Soroti Petugas Pemeriksa Kelaikan Kapal

Senin, 14 September 2026 - 19:24 WIB

Konflik Situ Rompong Antara Warga dan Perusahaan, DPR RI Turun Tangan

Senin, 14 September 2026 - 15:59 WIB

Prabowo Copot Purbaya dari Kursi Menkeu, Suahasil Nazara Jadi Pengganti

Senin, 14 September 2026 - 14:22 WIB

Komisi IV DPRD Tangsel Sidak Pool Taksi di Ciater: Belum Punya PBG Tapi Ada Bangunan Fisik

Senin, 14 September 2026 - 08:32 WIB

Kabupaten Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir Bagi Warga

Berita Terbaru

Sinar Mas Land berhasil meraih penghargaan Developer of the Year

Ekonomi

Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan Bergengsi di IPBA 2026

Senin, 14 Sep 2026 - 21:00 WIB