HARIANBANTEN.COM – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, angkat bicara soal tewasnya RDP (12), bocah yang kesetrum listrik tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kampung Koceak, Kranggan, Kecamatan Setu.
Pilar menyebut peristiwa tersebut sebagai musibah dan menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak dalam meningkatkan aspek keselamatan.
“Dan memang ya namanya musibah, saya tidak menyalahkan almarhum juga karena memang ya namanya anak kecil ya, tapi tentu ini menjadi evaluasi untuk kita semua,” kata Pilar ketika ditemui di Puspemkot Tangsel, Kamis, 7 Mei 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Paska kejadian itu, Pilar meminta Dinas Perhubungan (Dishub) segera melakukan pengecekan dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi PJU di wilayah Tangsel.
“Saya juga menyampaikan kepada Dishub untuk terus memperhatikan terkait teknis, hal-hal jangan sampai misalkan walaupun ada anak kecil yang naikin dan lain sebagainya, supaya aspek keselamatan lebih ditingkatkan lagi,” tuturnya.
Ia pun mengingatkan bahwa tiang PJU tidak boleh dinaikan oleh siapa pun, terlebih anak kecil.
Oleh karena itu ia meminta masyarakat untuk sama-sama mengawasi dan menghimbau anak-anak untuk tidak melakukan tindakan tersebut kedepannya.
Baca Juga:
Kabel Melintang di Jalan Ciputat Timur, Ancam Keselamatan Pengemudi
Aliran Listrik PJU yang Tewaskan Bocah di Tangsel Diputus, Dishub Cari Penyebab Arus Bocor
Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan Tertinggi di 3G Awards 2026
“Tapi ya namanya kembali lagi, anak kecil, ini antisipasi, itu ke depan menjadi evaluasi penting,” tegasnya.
Pilar pun menyatakan rasa belasungkawa terhadap insiden tersebut. Ia sendiri mengaku akan bersilaturahmi ke rumah duka untuk bertemu dengan pihak keluarga korban.
“Tapi sekali lagi yang terpenting saat ini adalah pendampingan keluarga. Saya juga nanti Insyaallah akan berkunjung ya ke keluarga korban. Tapi ya ini mudah-mudahan bisa menjadi evaluasi buat kita semua supaya lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya.








